Harga emas melandai di session perdagangan Senin 14/Agustus sore hari ini. Logam mulia itu terbawa turun dari level teratas dua bulannya di dalam perseteruan geopolitik pada AS serta Korea Utara.
Walau sebenarnya, di akhir minggu lalu, harga emas pernah mencapai level tinggi tiga hari, dan menempati level terkuat dalam empat bulan. Hal tersebut berlangsung dikarenakan peranan emas jadi safe haven di dalam ketegangan politik.
Tetapi sore hari ini, harga emas terlihat mulai bergerak turun. Di Comex, emas futures turun sebesar $1.80 atau sekitaran 0.1 %, serta diperjualbelikan pada harga $1,292.18 per troy ons. Sedang dalam chart XAU/USD harga emas terlihat telah menukik ke level $1,280.84.
Menurut laporan Investing. com, loyonya dorongan naik untuk emas pada hari ini yaitu akibat dari mengendurnya kemelut politik AS-Korut, terutama sesudah Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, dan Menteri Sekretaris Negara, Rex Tillerson, menyebutkan kalau pemerintahan Trump juga akan merampungkan problem ini dengan memakai pendekatan diplomatis.
Selain itu, Direktur Agen Intelijen Pusat, Mike Pompeo, dan Penasihat Keamanan Nasional AS, H. R. McMaster, menyebutkan tidak ada tanda-tanda perang dengan Korea Utara. Komentar-komentar melegakan dari beberapa pihak berwenang itu saat itu juga meredakan pasar yang cemas karena pernyataan Presiden Donald Trump akhir minggu kemarin. Presiden AS itu pernah mencuit lewat akun Twitter-nya, kalau pasukan militer untuk melawan Korea Utara telah disiagakan serta siap beraksi setiap saat.
Terkecuali gejolak geopolitik, pasar juga masih tetap memantau data-data ekonomi, terutama AS. Selasa besok, negara itu juga akan melaunching data Penjualan Ritel. Jumat lalu, Dolar AS dikecewakan oleh lemahnya data CPI AS untuk bulan Juli.
Jadi info penambahan, pagi barusan, harga emas ANTAM diperjualbelikan pada harga Rp 601.000 per gr. Turun Rp 2,000 dibanding harga emas batangan ANTAM minggu lantas di harga Rp 603,000 per gr. Sedang harga buyback hari ini dibanderol pada Rp 537,000 per gr.







