Beranda Analisa Forex Harga Emas Meningkat, Dolar Terpuruk

Harga Emas Meningkat, Dolar Terpuruk

692
0

Jatuhnya Dolar AS ke level paling rendah 10 bulan, menyangga harga emas untuk bergerak naik. Harga emas di session Asia pada hari Rabu 19/07/2017 ini bertambah, menyentuh ke kisaran harga teratasnya tiga minggu.

 

Waktu berita ini ditulis, untuk harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Agustus di Comex New York Mercantile Exchange ke level harga 1, 240 Dolar AS per troy ons serta harga emas spot XAU/USD alami kenaikan jadi di kisaran level harga 1, 241 Dolar AS. Sedang harga emas batangan pecahan 1 gr bersertifikat Logam Mulia punya PT Bermacam Tambang (Antam) Tbk ikut menguat ke level Rp 590,000 serta harga buy back mampu bergerak naik ke level harga Rp 528,000.

 

Kegagalan Donald Trump Menambah Harga Emas

 

Selama sesion perdagangan Selasa kemarin, harga emas terus bergerak naik sebesar 8.20 Dolar AS, atau sekitaran 0.70 % ke level 1,241 Dolar, level tinggi mulai sejak bulan Juni. Kenaikan harga emas terus  berjalan di dalam melempemnya indeks Dolar. sedangkan untuk Indeks Dolar masih terpantau alami penurunan 0.50 % ke level 94.63 ; level harga rendah mulai sejak bln. September.

 

Kemerosotan kurs Dolar pada sebagian mata uang mayor lain terkait dengan kegagalan dari Presiden AS, Donald Trump, untuk mereformasi ketentuan pelayanan kesehatan. Ketakmampuan Trump dalam merubah Obamacare menaikkan kesangsian beberapa besar aktor pasar tentang apakah Donald Trump betul-betul dapat menggerakkan agendanya untuk revitalisasi perekonomian AS atau tidak.

 

Beberapa analis menilainya, tidak berhasilnya pergantian Obamacare mengakibatkan kecemasan pasar bebrapa bila gagasan kebijakan ekonomi Trump semakin lebih susah untuk diimplementasikan.

 

” Kegelisahan aktor pasar mengenai Donald Trump menyempurnakan untuk kenaikan harga emas yang searah dengan investor yang melihat aset safe haven seperti eberlangsungmas lebih aman “, ucap Lukman Otunaga, analis pasar di broker FXTM. Meski begitu, menurut Otunaga, ada kenaikan prospek pengetatan kebijakan moneter dari bank-bank sentral global yang dapat jadi melemahkan logam mulia emas pada kuartal ini.

 

Perkiraan Harga Emas Selanjutnya

 

Beberapa analis di Citi Research menyebutkan kalau mereka ” netral ” dalam melihat gerakan harga emas di paruh ke-2 tahun 2017 ini. Akan tetapi, mereka tetaplah memperkirakan emas akan alami penurunan ke kisaran level harga pada 1,185- 1,210 Dolar AS.

 

” Pernyataan pejabat Federal Reserve yang mungkin saja hawkish serta potensi kenaikan untuk suku bunga dari Federal Reserve, membayangi gerakan harga logam mulia emas pada paruh ke-2 tahun 2017. Namun, kami memiliki pendapat, masih tetap ada peluang tingkat suku bunga AS tetaplah di level rendah “, ungkap beberapa analis Citi Resear.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses