Beranda Analisa Forex Harga Emas Menekan Indeks US Dollar

Harga Emas Menekan Indeks US Dollar

584
0

Harga emas diprediksikan akan berkonsolidasi di bawah harga paling tinggi belakangan ini sepanjang tahun 2020 serta 202.

Sebab bertambahnya keinginan dari beberapa investor untuk asset safe-haven akan disertai oleh kemampuan dolar Amerika Serikat AS serta lemahnya mengonsumsi ritel, satu jajak opini Reuters memperlihatkan di hari Senin.

Emas seringkali dicari untuk penyimpan nilai yang aman di saat berlangsung pergolakan ekonomi serta faedah dari pelonggaran bank sentra yang mendesak turun imbal hasil obligasi serta tingkatkan kecemasan inflasi yang mengurangi nilai asset lain, membuat logam kuning lebih menarik.

Jajak opini pada 37 analis serta pedagang yang dilaksanakan bulan ini mencatat prediksi median untuk harga emas rerata $1.639 per troy ounce di tahun 2020 serta $1.655 di tahun 2021.

Prediksi ini semakin lebih tinggi dibanding dalam jajak opini sama pada Januari yang lihat harga rerata $1.546 untuk tahun ini serta $1.600 di tahun 2021 tapi masih memperlihatkan peningkatan harga emas belakangan ini akan terputus-putus.

Bullion peluang akan didesak oleh dolar AS yang kuat, yang membuat emas tambah mahal untuk konsumen dengan mata uang yang lain.

Serta anjloknya keinginan di beberapa tempat seperti India serta Cina dimana banyak customer digembok serta kehilangan penghasilan, kata beberapa analis.

Harga emas dapat juga rawan bila pasar keuangan kembali lagi terjun serta investor perlu menguangkan bertambah banyak asset likuid supaya masih bertahan.

Kami prediksikan harga masih terjerat dalam tarik menarik di antara saluran safe-haven serta keperluan likuiditas,  kata Suki Cooper, analis Standar Chartered.

Tapi imbal hasil obligasi yang rendah serta keinginan dari beberapa langkah rangsangan ekonomi selanjutnya harus jaga keinginan untuk emas yang sehat dalam periode panjang, tuturnya.

Sejumlah analis memprediksi perulangan reli yang ikuti kritis keuangan 2008 saat harga emas naik $1.000 ke rekor paling tinggi $1.920, 30 pada 2011.

Tapi catatan sasaran ini bisa diraih lagi cuma bila kondisinya tidak teratasi serta krisis pendek serta tajam yang diinginkan menjadi stres yang bertahan lebih lama,  kata Carsten Menke, analis di Julius Baer.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses