Beranda Analisa Forex GDP Australia Semakin Terpuruk

GDP Australia Semakin Terpuruk

672
0

Pasangan AUD/USD sekarang ini masih menempati dekat rekor paling tinggi semenjak Januari. Tetapi, gerakannya terkoreksi cukup jauh ke rata-rata 0.6930-an selesai launching data GDP Australia.

Aussie terlihat menurun tipis versi mata uang negeri jirannya, Dolar New Zealand. Aktor pasar menyorot data GDP Australia yang cetak pengurangan terberat dalam hampir dua dasawarsa paling akhir, sesaat kemelut jalinan dengan China mempunyai potensi tingkatkan intimidasi pada perekonomian.

Australia Bureau of Statistics ABS memberikan laporan jika produk domestik bruto jatuh 0.3 % pada kuartal pertama tahun 2020 dibandingkan kuartal paling akhir tahun 2019.

Ini adalah pengurangan pergerakan GDP kuartalan untuk kali pertamanya semenjak tahun 2011. Tetapi data sebetulnya lebih bagus dari harapan awal yang mensinyalir pengurangan 0.4 %.

Disamping itu, perkembangan GDP Australia dalam pangkal tahunan alami perlambatan dari 2.2 % jadi 1.4 %. Data ini sesuai dengan perkiraan awal yang dikeluarkan bulan kemarin.

Namun, aktor pasar perlu memerhatikan jika data belum meliputi pucuk lockdown beberapa negara bagian dari bulan April-Mei.

Data awal tahun yang terkesan optimis ini malah buka peluang catatan krisis semakin kronis dari harapan pada kuartal ke-2

Ketidaktetapan outlook ekonomi sudah disadari oleh bank sentra Australia RBA dalam pengutaraan hasil rapat kebijaksanaan mereka tempo hari.

Di pertemuan itu, RBA putuskan untuk menjaga suku bunga serta sasaran yield obligasi pada level 0.25 %.

Mereka menangkis pertaruhan suku bunga negatif dengan fakta kebijaksanaan moneter longgar sekarang ini masih mencukupi.

Meskipun begitu, RBA memandang ketidaktetapan terus membuntuti semasa pandemi COVID-19 belum seutuhnya usai, hingga suku bunga rendah serta quantitative easing perlu dipertahankan.

Pergerakan infeksi baru sudah turun dengan cara relevan serta beberapa limitasi kesibukan ekonomi sudah dilonggarkan bertambah cepat dibandingkan prediksi awalnya, kata Gubernur RBA Philip Lowe.

Tetapi, outlook, termasuk juga karakter serta kecepatan harapan pemulihan, masih tidak tentu serta pandemi ini peluang mempunyai efek lama buat perekonomian.

Dalam periode periode pendek ke depan, beberapa hal akan bergantung pada kepercayaan warga serta perusahaan-perusahaan pada keadaan kesehatan serta keuangan mereka sendiri.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses