DXY berusaha menjaga tempat paling tinggi dua minggu pada posisi 99.05 dalam session New York 26/9.
Data Gross Domestic Product GDP final, yang barusan diterbitkan oleh US Bureau of Economic Analysis, tunjukkan pergerakan perkembangan sesuai dengan harapan. Tetapi, sedikit ada pengecualian.
Investasi usaha diadukan alami kontraksi tajam pada kuartal II/2019, hingga mengerem reli Greenback versi beberapa mata uang mayor.
Pasangan AUD/USD bergerak naik 0.1 % ke posisi 0.6755, sesaat USD/JPY tergelincir 0.12 % ke posisi 107.65.
Perkembangan GDP Amerika Serikat masih meluncur 2.0 % Quarter over Quarter pada kuartal II/2019, sama juga dengan score yang dipublikasikan dalam laporan preliminer.
Perekonomian kuat sebab di dukung oleh berbelanja customer terkuat dalam 4.5 tahun paling akhir, menyeimbangi lemahnya export serta investasi inventori.
Dilihat dari bagian penghasilan, perekonomian AS bertumbuh memberi kepuasan dengan pergerakan 1.8 % dalam kuartal yang sama.
Meskipun begitu, investasi usaha alami kontraksi lebih tajam dibanding perkiraan preliminer.
Data investasi usaha alami penurunan 1.0 % annualized pada kuartal II/2019, walau sebenarnya awalnya direncanakan cuma alami penurunan sebesar 0.6 %. Perkembangan laba korporasi lemah.
Tema perang dagang AS-China masih jadi perhatian pasar. Penurunan laba perusahaan serta investasi usaha ditengah-tengah perselisihan seru membuat perekonomian AS tergantung begitu besar pada mengonsumsi domestik.
Mengingat indeks Kepercayaan Customer paling akhir tunjukkan penurunan optimisme customer tentang keadaan perekonomian, karena itu ini semakin mengipasi kecemasan tentang krisis.
Bursa saham AS ini hari turun karena rumor efek perang dagang. Masalahnya satu berita Bloomberg memberikan laporan jika AS tidak meluncurkan ijin supaya perusahaan-perusahaan AS bisa jual supply ke Huawei.
Huawei adalah perusahaan telko raksasa China yang waktu lalu dimasukkan dalam daftar hitam Gedung Putih.
Diluar itu, gejolak politik di Washington belum berkurang. Whistleblower yang memberikan laporan sangkaan penyimpangan dalam kontak telephone di antara Presiden Trump serta Presiden Ukraina Zelensky, barusan mengemukakan testimoninya.
Menurut dia, launching transkrip tempo hari adalah usaha untuk menutup-nutupi.
Jika parlemen AS bersikukuh menginterogasi permasalahan ini, karena itu proses pemakzulan Trump dapat jalan terus.






