Sterling menuurn dalam perdagangan Rabu 13/09, menyusul launching Jobs dari data Inggris yang kurang menggembirakan, di mana Average Earnings Index atau indeks gaji rata-rata yang diukur dari per tiga bulan dalam setahun, membukukan kenaikan cuma 2. 1%. Angka tersebut meleset dari jumlah perkiraan untuk perkembangan 2.3%.
Hari ini kita juga akan bertemu dengan dataperlu sebagai katalis selanjutnya pada pair GBP/USD, yaitu pengumuman kebijakan moneter BOE serta launching data inflasi CPI AS, yang diprediksikan berdampak memengaruhi sentimen market pada Poundsterling serta Dolar.
Dengan teknikal di grafik Daily, masih tetap terlalu awal untuk menyebutkan kalau fase koreksi periode pendek sekarang ini sedang berlangsung. Paling tidak break atau pada sesi penutupan harga dibawah 1.3160 Low 12/09, diperlukan untuk mengkonfirmasi hal itu.
Tetapi dilihat dari grafik H1, outlook/bias teknikal memanglah relatif negatif atau bearish sepanjang harga diperjualbelikan dibawah level Kijun-sen H1 saat ini di 1.3255 serta dibawah Cloud Ichimoku, walau level equilibrium Kijun-sen H4 saat ini di 1. 3198 sesaat ini masih melakukan tindakan jadi support dinamis yang perlu bisa diterobos untuk mensupport skenario fase korektif.
Menanti price action saat BOE mungkin semakin lebih bijak. Namun bila Anda tertarik, tempat sell untuk harapan yang pendek di sesi Asia atau mendekati pembukaan perdagangan sesion Eropa, yang sedekat mungkin saja dengan 1.3217/23 memerlukan SL diatas 1.3246 flat Senkou Span B.
Tetapi baiknya juga bersiap menghadapi price action sesudah pengumuman BOE serta CPI AS pada level Kijun-sen H1 1.3255, di mana break/penutupan harga H1/H4 diatas 1.3255 berisiko untuk mematahkan skenario korektif untuk menguji kembali 1. 3300 serta ruang resisten 1.3353/70.
Sebaliknya untuk bagian downside, dibawah 1.3160 punya potensi meneruskan penurunan menuju dukungan 1.3124/1.3112 serta 1.3056.
Rebound Teknikal Untuk EURUSD Inginkan Resistance 1.19184
Gerakan EURUSD pada sesion perdagangan kemarin harus tertahan dibawah resistance 1.19895 yang memanglah dengan sejarah jadi ruang seller. Kegagalan untuk menembus resistance ini, pada akhirnya mendorong EURUSD jatuh penting. Bahkan juga dapat menembus ke level low pada hari sebelumnya di 1.19260 hingga buat low pada level 1.18729 serta ditutup menurun di level 1.18861.
Sedangkan Dolar kembali pulih dikarenakan investor yakin pada pengumuman ide reformasi pajak Trump. Bahan untuk hari ini dilaunching data CPI untuk bulan Agustus Perancis serta Italia yang juga akan memengaruhi gerakan EURUSD.
Berdasar pada grafik 1 jam, sekarang ini diprediksikan EURUSD tengah ada dekat ruang buyer. Hingga memberi kesempatan rebound dengan harapan periode pendek di level resistance 1.19184. Sedang keinginan bearish masih tetap menanti EURUSD dibawah level dukungan 1.18571. Bila level dukungan ini ditembus jadi sasaran dukungan selanjutnya ada di 1.18231 level low tanggal 31 Agustus 2017.






