Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD Tertekan Seiring Ketidakpastian Brexit

GBP/USD Tertekan Seiring Ketidakpastian Brexit

719
0

Pasangan mata uang GBP/USD turun seputar 0.22 % ke posisi 1.3011 dalam perdagangan intraday sampai pertengahan session Eropa 22/2. Poundsterling pun terpantau melemah vs Euro, dengan tempat EUR/GBP naik seputar 0.30 % di posisi 0.8712.

 

Akan tetapi, gerakan ke-2 pair cross Sterling ini condong hanya terbatas, sebab perundingan Uni Eropa serta Inggris diberitakan sudah cetak perkembangan baru.

 

Di hari Jumat ini, beberapa laporan dari pertemuan PM Inggris Theresa May serta Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengutarakan tanda-tanda terdapatnya perkembangan bagus dalam perundingan berkaitan gagasan keluarnya Inggris dari Uni Eropa Brexit.

 

May mensinyalkan jika Uni Eropa bersedia mengevaluasi lagi beberapa poin penting berkaitan permasalahan perbatasan Irlandia.

 

Selain itu, pengakuan bersama dengan yang launching saat pertemuan berisi beberapa point terpenting. Diantaranya, kedua pihak setuju untuk percepat diskusi dalam beberapa waktu ke depan, atas pertimbangan deadline yang telah semakin mendekat dan utamanya jalinan kemitraan yang serasi pada ke-2 lokasi saat Brexit.

 

Beberapa ahli politik memandang jika perihal ini dapat bisa diartikan jika persetujuan akhir Brexit akan di luncurkan dalam beberapa waktu ke depan. Jika itu benar, bisa diartikan Parlemen Inggris dapat membuat voting untuk lakukan ratifikasi persetujuan itu pada minggu kedepan, hingga hindari skenario terburuk No-Deal Brexit.

 

Oliver Wright, seseorang editor di koran harian Inggris, The Times, Terkait diskusi Brexit, tidak ada berita bisa diartikan berita bagus… Dalam riwayat negosiasi Brexit, jalan pintas untuk menilainya ialah makin sesedikit yang Anda dengar, bisa diartikan semakin banyak perkembangan yang dibikin.

 

Meskipun begitu, beberapa ahli lainnya pilih untuk masih waspada, sebab peluang apa pun masih tetap dapat berlangsung pada titik ini.

 

Beberapa ketidakpastian masih tetap memberi warna usaha perolehan persetujuan Brexit. Salah satunya, perpecahan dalam partai Konservatif serta partai Buruh di Parlemen yang menimbulkan satu group berdiri sendiri baru, sudah menyulitkan prediksi pencapaian nada PM May dalam voting yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses