Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD: Pound Turun Semakin Tajam

GBP/USD: Pound Turun Semakin Tajam

367
0

Kritis energi, benturan Brexit, performa ekonomi Inggris yang kurang kuat, dan variasi korona semua menggerakkan GBP/USD mengalami penurunan ke tingkat dukungan 1.3616, di mana pasangan ini sudah tinggal pada tulisan ini.

Selainnya beberapa faktor ini, GBP/USD akan berhubungan dengan informasi Federasi Reserve AS mengenai keputusan peraturan moneternya dengan penyempurnaan harapan ekonomi.

Konsentrasi paling besar ialah pada suara pengakuan peraturan moneter dan pengakuan Ketua Jerome Powell memperhitungkan masa datang pengetatan peraturan moneter AS.

Berakhirnya badai Federasi Reserve akan dituruti oleh badai peraturan Bank of England pada hari Kamis.

Tidak ada peralihan peraturan yang diharap, tapi bila lebih satu anggota MPC memutuskan untuk selekasnya akhiri kelonggaran kuantitatif, pound dapat diuntungkan.

Disamping itu, pasar dapat menerjemahkan beberapa suara yang memberikan dukungan peningkatan suku bunga secara pro-GBP.

Bank of England sudah mengulas proses untuk berpindah ke pengetatan moneter dan walau gagasan itu cuman bisa diwujudkan pada kondisi tertentu, perbincangan tersebut ialah pertanda jika proses pengetatan telah dekat.

Tetapi, pertanyaan intinya ialah kapan bank sentra akan lakukan langkah awal. Sudah pasti, pertemuan peraturan hari Kamis bukan saat yang pas, tapi statistik ekonomi percaya diri terkini bisa benarkan beberapa pengakuan hawkish.

Walau ini menjadi tanda baik untuk pound, bank sentra perlu kedengar lebih percaya diri dibandingkan yang diperhitungkan investor untuk memberikan dukungan peningkatan, walau ini menjadi rintangan untuk BoE.

Informasi akan dilaksanakan pada jam 11:00 GMT.

Bank of England dan ekonomi Inggris ada dalam status yang cukup lebih terbuka. Bank sentra, searah dengan beberapa rekannya pada tempat lain, ingin menyaksikan perkembangan yang kuat.

Tapi tidak begitu kuat hingga membuat penekanan inflasi yang terus-menerus.

Dalam pada itu tidak mau terlalu berlebih dalam pembelian asset sementara ekonomi masih bekerja maju dengan membesar-besarkan puding.

Inggris telah bergelut dengan kekurangan sopir kendaraan barang berat, yang ke arah pada dorongan gaji dalam harga.

Tapi ada kekurangan tenaga kerja yang semakin makin tambah meluas pada tempat lain, khususnya di industri perhotelan.

Ongkos transportasi, peningkatan energi, perkembangan gaji – semua sebagai input produsen khusus dan memaksakan produsen dan penyuplai service untuk meningkatkan harga.

Michael Saunders, salah satunya anggota MPC yang terhitung dalam tim hawkish.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses