Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD Disuport Permintaan Soft Brexit

GBP/USD Disuport Permintaan Soft Brexit

556
0

Mata uang poundserling melejit naik ke posisi paling tinggi tiga minggu menantang dolar Amerika Serikat pada session perdagangan Amerika Kamis 22/8/19.

Safari politik Boris Johnson, dalam dua hari paling akhir kelihatan membawa hasil yang memberi sentimen bagus buat poundsterling.

Sedangkan dalam perdagangan hari Rabu kemarin, Johson berkunjung ke Berlin-Jerman serta hasilnya positif.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, menjelaskan Uni Eropa akan pikirkan jalan keluar praktis untuk backstop yang ingin dihapus oleh Inggris.

Johnson awalnya berupaya buka kembali negosiasi dengan Uni Eropa, terhitung perundingan kembali rumor tepian di antara Republik Irlandia dengan Irlandia Utara atau yang diketahui dengan backstop langsung tidak diterima mentah-mentah oleh Brussel.

Sekarang dengan suport dari Merkel, negosiasi kelihatannya dapat dibuka kembali.

Merkel menjelaskan Inggris harus memberi jalan keluar berkaitan backstop dalam 30 hari. Seterusnya PM Johson berkunjung ke Paris, hasilnya kembali lagi positif.

Presiden Prancis Emanuel Macron menjelaskan Kesepakatan Penarikan withdrawal agreement dapat diamandemen untuk sangat mungkin Inggris keluar dari Uni Eropa dengan persetujuan.

Macron mengulang pengakuan Merkel dimana permasalahan backstop harus ada jalan keluar dalam 30 hari.

Dengan suport dari dua tokoh besar itu, aktor pasar dapat lihat terdapatnya kesempatan Inggris terlepas dari no deal Brexit.

No deal Brexit adalah keadaan Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa ada persetujuan apa pun, yang di kuatirkan akan bawa ekonomi Inggris ke jurang krisis.

Kekhawatiran akan berlangsungnya no-deal bertambah sesudah Boris Johnson menempati bangku pemerintahan paling tinggi di Inggris gantikan Theresa May.

Johson awalnya berkali-kali mengatakan akan bawa Inggris keluar dari Uni Eropa dengan persetujuan soft Brexit atau tanpa ada persetujuan sekalinya no deal.

Terdapatnya keinginan soft Brexit membuat poundsterling sekarang mempunyai momen untuk kuat.

Dominic Schnider kepala forex serta komoditas untuk Asia Pasific dari UBS Global Wealth Management, di akhir Juli lalu meramalkan bila sikap Boris Johnson melunak, karena itu kesempatan poundsterling untuk terbang akan terbuka lebar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses