Seperti beberapa bank sentra besar yang lain, Bank of England hadapi masalah besar:
Mulai kurangi stimulan dalam hadapi penekanan inflasi yang bertambah cepat atau biarkan inflasi mengalami penurunan.
Karena imbas kemacetan suplai, kenaikan harga energi, dan factor sementara yang lain menghilang.
Menggambarkan masalah ini ialah tindakan harga dalam pound, dengan GBP/USD menampik untuk membuat trend khusus selama setahun ini.
Tapi dengan tingkat yang ada di bawah paling tinggi tahun kemarin, resikonya sedikit cenderung ke segi bawah ke arah keputusan BoE.
Tetapi terutamanya pada tempo hari hari, suara bullish harga GBP/USD bertambah sesudah BoE. Secara tehnis, harga berada di zone dukungan, jadi rebound entahlah bagaimana diharapkan.
Kebalikannya, sudah menulis kenaikan yang kuat, lebih dari 0,82%, dari 1.3609 paling rendah tempo hari ke 1.3750 paling tinggi pada tempo hari hari.
Mereka yakin jika bakal ada suara bundar untuk biarkan suku bunga tetap sama. Tetapi, peluang bakal ada pemecahan antara petinggi BoE yang ingin akhiri QE dan mereka yang ingin meneruskan program untuk beberapa waktu.
Pada intinya, Pound Inggris didorong oleh BoE, yang biarkan peraturan moneternya tetap sama. Anggota MPC pilih dengan suara bundar untuk menjaga Suku Bunga Sah Bank di 0,10% sama seperti yang diharapkan.
Tetapi yang mengagetkan, anggota lain memutuskan untuk akhiri QE. Ini disaksikan sebagai pertanda bullish untuk GBP.
Keputusan BoE tiba di saat ekonomi Inggris sudah lakukan rekondisi yang kuat. Inflasi sudah bertambah jadi 3,2% sementara tingkat pengangguran sudah mengalami penurunan.
Tetapi, ada permasalahan segi penawaran dan kenaikan harga gas yang berjalan memunculkan resiko besar untuk rekondisi.
Pound sudah ambil kendalian penuh walau bukti jika IMP Manufacturing Flash Inggris disampaikan lebih rendah di 54,6 point dibanding 55,0 yang diharapkan dibandingkan dengan 55,0 pada masa laporan paling akhir.
Disamping itu, IMP Manufacturing Flash mengalami penurunan dari 60,3 jadi 56,3, jauh di bawah prediksi 59,0.
Di lain sisi USD diengaruhi oleh hasil pertemuan FOMC di hari yang serupa. Federasi Reserve membuat keputusan suku bunga dalam sesion tadi malam.
Sama seperti yang diharapkan secara luas, bank memilih untuk biarkan suku bunganya tetap sama.
Tetapi, plot titik memperlihatkan jika semakin banyak petinggi Fed mulai menginginkan peningkatan suku bunga pada tahun kedepan.






