Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD Bertahan di Atas 1.2700 di Tengah Lemahnya Dolar AS

GBP/USD Bertahan di Atas 1.2700 di Tengah Lemahnya Dolar AS

612
0
GBP/USD
GBP/USD

Pasangan mata uang GBP/USD bertahan di atas 1.2700 selama perdagangan, menunjukkan ketahanan yang kuat meskipun ada tantangan di pasar. Dalam analisis ini, kita akan menggali faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan GBP/USD serta dampak dari data ekonomi terbaru yang memengaruhi mata uang ini.

Saat ini, pasangan mata uang GBP/USD bertahan di atas 1.2700, perdagangan berlangsung sekitar 1.2705. Pergerakan ini terjadi pada jam perdagangan sesi Eropa hari Selasa, 26 Desember 2023. Hal ini juga dipengaruhi oleh perdagangan yang sepi akibat liburan Natal dan melemahnya Dolar AS, menciptakan peluang bagi Poundsterling untuk menunjukkan kekuatannya.

GBP/USD mengalami pergerakan sideways pada level yang dicapai setelah Inggris merilis laporan data Penjualan Ritel bulan November yang lebih baik daripada prediksi. Data ini menunjukkan pemulihan ekonomi yang positif, membangkitkan minat investor dan meningkatkan kepercayaan terhadap Poundsterling, meskipun ada tantangan yang dihadapi oleh ekonomi Inggris.

Analisis Terhadap Pasangan Mata Uang GBP/USD

Poundsterling memperoleh kekuatan signifikan dari keluarnya data Penjualan Ritel Inggris yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 1.3% MoM pada bulan November. Angka ini jauh lebih baik dibandingkan prediksi yang hanya 0.4%, serta rebound dari angka bulan Oktober yang stagnan di 0.0%. Ini menunjukkan bahwa konsumen Inggris mulai berbelanja lebih banyak, yang dapat menjadi sinyal positif untuk pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

Data penjualan ritel yang baik ini membantu pembeli Poundsterling mengabaikan angka Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris yang meleset dari prediksi. Meskipun PDB Inggris per tahun secara kuartalan hanya tumbuh 0.3%, angka ini tetap memberikan harapan bagi pemulihan ekonomi, terutama dalam konteks dampak jangka panjang dari pandemi dan situasi global yang tidak menentu.

PDB kuartalan mengalami penurunan menjadi -0.1% QoQ dibandingkan prediksi 0.0%. Hal ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh ekonomi Inggris, namun laporan positif mengenai penjualan ritel memberikan optimisme bahwa pemulihan dapat terjadi. Penting untuk memperhatikan bagaimana data ini dapat mempengaruhi kebijakan moneter Bank of England dan langkah-langkah yang akan diambil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pergerakan pasangan mata uang ini juga didukung oleh melemahnya Dolar AS, terbukti dari penurunan indeks Dolar AS sebanyak 0.10% ke 101.257. Pelemahan ini sebagian besar disebabkan oleh data inflasi PCE AS yang menunjukkan adanya penurunan, memberikan tekanan pada Dolar AS dan menciptakan peluang bagi nilai tukar GBP/USD untuk meningkat.

Pengurangan indeks Dolar AS mencerminkan dampak melemahnya inflasi AS. Setelah dirilisnya data inflasi yang diukur oleh Personal Consumption Expenditures (PCE), hasil yang lebih rendah dari prediksi menciptakan tantangan bagi Dolar AS untuk memperoleh permintaan. Ini memberikan peluang bagi pasangan mata uang GBP/USD untuk bertahan dan bahkan meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

– idnfx

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses