Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental GBP/USD Akan Naikkan Volatilitas Pound

GBP/USD Akan Naikkan Volatilitas Pound

366
0

Ini ialah minggu yang padat untuk tanda ekonomi Inggris, diawali dengan laporan pasar tenaga kerja pada hari  Selasa.

Angka CPI pada hari  Rabu dan data pemasaran retail pada hari  Jumat, semua akan di-launching pada jam 0700 GMT.

Pound masih menjilat cederanya dari Bank of England yang tidak berhasil pada keputusan peningkatan suku bunganya, dengan kenaikan dollar AS menambahkan merasa sakit.

Tapi beberapa angka yang mempunyai potensi percaya diri dalam trio launching minggu ini kemungkinan jadi pengingat jika investor memerlukan jika peningkatan suku bunga masih jadi jadwal di BoE.

Penekanan inflasi yang naik dan Bank of England yang bisa dibuktikan mencemaskan pada pertemuan peraturan November benar-benar memberatkan trio mata uang komoditas Sterling melewati dua minggu awal bulan ini.

Tetapi, data ekonomi Inggris mendatang bisa selekasnya menolong memacu gerakan yang cukup volatile untuk GBP/USD.

Walau ekonomi Inggris terima pukulan yang semakin besar dari penutupan Covid dibanding umumnya negara maju yang lain, wabah nyaris tidak tinggalkan sisa di pasar tenaga kerja.

Analisa Teknikal GBP/USD

Lanjutan dari factor penekanan yang disebut sebelumnya memiliki arti jika pasangan mata uang GBP/USD akan meneruskan lajur pengurangannya sekarang ini.

Kemarin hari tingkat 1.13410 sempat ditembus meskipun belum juga seutuhnya.

Pada hari ini kita akan balik menyaksikan GBP/USD mengalami penurunan kembali sesudah eksperimen revisi keatas terbatas gerakannya.

Sekarang ini tingkat yang hendak memberikan dukungan bila terjadi pengurangan akan ada pada tingkat 1.3350 dan 1.3285.

Pembalikan trend bearish sekarang ini tidak bisa terjadi tanpa tembus resistance 1.3700 lagi; bila tidak, trend umum GBP/USD tetap bearish.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses