Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Franc Swiss Diklaim Bisa Tertekan Eskalasi Perang Dagang

Franc Swiss Diklaim Bisa Tertekan Eskalasi Perang Dagang

582
0

Kondisi dari Pasangan USD/CHF saat ini sedang bertahan posisi paling tinggi dari sejak dalam bulan April 2017 di 1.0005 dalam satu pekan terakhir.

 

Tidak hanya diakrenakan posisi Dolar AS, gerakan ini pula didasari oleh kecemasan banyak pihak tentang akibat perang dagang terhadap perekonomian global.

 

Sesuai dari haasil pidato di Bern di hari Rabu, pimpinan bank sentra Swiss SNB, Thomas Jordan, mengingatkan jika Swiss akan ada dalam deretan negara yang terpukul sangat berat bila perang dagang dalam taraf besar betul-betul berlangsung. Permasalahannya, hal tersebut akan memaksa bank sentra mengubah kebijaksanaan.

 

Bila penambahan tarif perdagangan internasional menyebabkan penduduk mengalami kenaikan harga-harga barang serta layanan, jadi bank sentra akan sangat terpaksa meningkatkan suku bunga untuk menanggulangi desakan inflasi.

 

Di lain sisi, mereka sebetulnya ikut dapat ambil tempat bersimpangan dengan memotong suku bunga untuk merangsang perkembangan ekonomi, jika inflasi masih konstan.

 

Jordan juga mengungkapkan, ketimpangan ini bisa berefek jelek buat Franc Swiss, meskipun sebenarnya susah untuk meramalkan bagaimana satu mata uang Safe Haven akan bereaksi dalam keadaan seperti itu.

 

Yang menjadi pertanyaan, mungkinkah mata uang kita akan dicari menjadi Safe Haven dalam keadaan perang dagang? tanyanya pada publik, Ataukah, Franc Swiss akan mengalami pelemahan sebab Swiss.

 

Menjadi negara kecil yang perekonomiannya terbuka, dapat melawan desakan begitu kuat yang disebabkan oleh kontraksi kronis dalam perdagangan global?

 

Thomas Jordan mengatakan jika eskalasi ketegangan berkaitan perdagangan pada Amerika Serikat dengan beberapa negara yang lain.

 

Amerika Serikat sudah mengaplikasikan tarif import tinggi atas beberapa produk China yang dihadirkan ke negaranya perihal manakah dibalas oleh China dengan mengaplikasikan tarif import juga atas produk AS.

 

Donald Trump diskedulkan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk membahas permasalahan ini dalam tempo dekat.

 

Akan tetapi, bila diskusi itu tidak berhasil sampai perkembangan, jadi AS di kuatirkan akan memberikan tarif import baru atas beberapa produk China.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses