Lewat account Twitternya, Presiden Trump menjelaskan hanya satu permasalahan buat perekonomian AS ialah The Fed. Sedang bernegosiasi bagus dengan China serta sampai persetujuan dagang dengan yang lain.
Hanya satu permasalahan yang kita mengmelawan ialah Jay Powell serta The Fed. Ia seperti pemain gold yang tidak dapat lakukan putt, tidak punyai sentuhan.
Perkembangan ekonomi AS akan tinggi bila ia lakukan hal yang benar, PEMANGKASAN SUKU BUNGA YANG BESAR, tetapi jangan memercayakan ia! Sejauh inilah salah, serta cuma menyedihkan kita tutur Trump lewat account Twitternya.
Kita bersaing dengan negara yang suku bunganya tambah lebih rendah, serta kita harus lebih rendah dari mereka. Kemarin hari ‘dolar paling tinggi selama riwayat AS’.
Tidak ada inflasi. Sadarlah Federal Reserve. Kekuatan perkembangan yang besar, hampir belum pernah ada awalnya! lebih Trump.
Ini jadi yang beberapa kali Trump menyerang The Fed serta sang pimpinan Jerome ‘Jay’ Powell, untuk memotong suku bunga semakin besar. Pemotongan suku bunga yang agresif tentu saja membuat dolar AS alami desakan.
Selama ini, aktor pasar memang meramalkan The Fed akan agresif memotong suku bunga sesudah ada pertanda krisis di AS lewat inversi yield obligasi Treasury.
Perkiraan The Fed akan agresif dalam memotong suku bunga dapat disaksikan dari perangkat FedWatch punya CME Grup. Aktor pasar lihat Jerome Powell dkk pasti memotong suku bunga di bulan September. Perangkat itu tunjukkan kemungkinan sebesar 98,1% suku bunga akan dipotong 25 basis point bps jadi 1,75%-2%.
Bahkan juga bila lihat suku bunga untuk bulan Desember dalam perangkat FedWatch, kemungkinan suku bunga The Fed ada di posisi 1,25%-1,5% sebesar 49%.
Kemungkinan itu jadi yang paling tinggi dibanding dengan yang lain, ini bermakna aktor pasar lihat The Fed akan memotong suku bunga 3x di tahun ini, semasing sebesar 25 bps.
Berdasar perangkat itu, The Fed diperkirakan akan memotong suku bunganya pada bulan September, Oktober, serta Desember. Diluar itu, analis dari Bank Danske bahkan juga meramalkan Jerome Powell akan memotong suku bunga lima kali sebelum April 2020.
Beberapa analis yang di pimpin oleh Mikael Olai Milhoj sekarang yakin The Fed akan memotong suku bunga sebesar 25 bps dalam lima rapat kebijaksanaan moneter ke depan, serta suku bunga akan ada di posisi 0,75-1% di bulan Maret 2020.






