Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Euro Masih Melewatkan Menurunnya Dolar AS

Euro Masih Melewatkan Menurunnya Dolar AS

656
0
Viele Euro Geldscheine

Dalam perdagangan minggu kemarin, Dolar AS cukup dikecewakan dengan menurunnya yang ada di pasar saham. Walau ekuitas dikit lebih baik diakhir minggu, pasar yang belum sangat meyakini dengan lanjutan pemulihan itu. Euro semestinya dapat ambil kesempatan kali ini untuk yang menguat tajam.

 

Akan tetapi walau sukses naik sampai ke posisi 1.16092, pair pasangan EUR/USD terkoreksi yang semakin meenurun kembali serta akhiri minggu yang lalu dengan gerakan di posisi 1.15573. Lalu bagaimana dengan analisis forex pasangan EUR/USD untuk minggu ini?

 

Sesuai keterangan Kathy Lien, Euro sudah temukan posisi dasarnya dalam minggu kemarin. Akan tetapi perihal ini tidak lalu mengisyaratkan kemenangan buat bull Euro. Reli kenaikan yang terbentuk saat pelemahan Dolar terlihat sedang-sedang saja, ditambah lagi tidak ada suport mendasar yang menjanjikan dari laporan Zone Euro.

 

Menjadi contoh, export import Jerman saling mengalami penurunan walau surplus neracanya makin bertambah, hingga beresiko memberatkan sentimen investor dari ZEW yang akan launching minggu ini.

 

Salah satunya dari bagian positif yang menguatkan Euro sekarang ini ialah komentar hawkish untuk ECB. Beberapa dari mereka, termasuk juga Mario Draghi, selama ini sudah mengatakan resiko positif dari inflasi, dari keterangan Kathy Lien dalam analisis forex yang diambil di Investing.

 

Untuk wilayah Amerika Serikat, rumor terbaru yang sangat memiliki pengaruh pada analisis forex untuk Dolar belum pernah jauh-jauh dengan menguatnya suku bunga serta penurunan pasar saham.

 

Akibat perang dagang AS dengan China ikut masih tetap membayangi, tetapi saat belumlah ada dampak perlambatan berarti di beberapa bidang, The Fed tidak akan sangat mempertimbangkan masalah itu.

 

Ditambah kembali, Jerome Powell condong berpandangan bila dampak kebijaksanaan Bank Sentra AS pada perekonomian beberapa negara lainnya sangat berlebihan.

 

Dia ikut yakini jika beberapa pembuat kebijaksanaan tidak semestinya menahan diri untuk mengaplikasikan kebijaksanaan yang paling baik untuk kebutuhan AS sebab permasalahan itu.

 

Dari optimisme pengetatan yang masih tetap menyala dengan jelas, tidak heran bila beberapa ahli cuma memprediksi semakin menerunnya Dolar AS minggu kemarin justru malah koreksi sesaat.

 

Kami masih tetap memiliki pendapat bila ekonomi AS akan berekspansi seputar 2.4% pada tahun kedepan, serta dengan Inflasi Pokok dan gaji yang makin bertambah, The Fed akan berlanjut terhadap langkah pengetatannya, papar James Knightley pada analisis forex yang dicatatkan dalam di situs ING.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses