Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental EUR/USD, Euro Terjebak Di Zona Merah

EUR/USD, Euro Terjebak Di Zona Merah

376
0

Pada minggu kemarin Euro bergerak dengan range sempit sepanjang 1 minggu.

EUR/USD bergerak antara tingkat paling rendahnya pada 1.1524 dan tingkat paling tingginya pada 1.1624.

Pergerakan 1 minggu cuman sanggup capai 100 pips dan tidak sanggup melesat seperti beberapa rekannya lainnya seperti Pound atau Aussie.

Prediksi mingguan EUR/USD memperlihatkan sikap netral karena pasangan ini masih tetap terjerat disekitaran tingkat 1.1600. Sikap hawkish Fed kemungkinan memberatkan Euro.

Bila kita mengawasi gerakan Euro, kita dapat menyaksikan jika sangat berat untuk Euro untuk naik seakan terbeban beberapa hal yang mencemaskan investor.

Masih tidak ada argumen yang terang untuk menginginkan rekondisi di Euro karena Zone Euro, dan Uni Eropa lebih umum.

Dirundung kemacetan suplai, naiknya harga energi, data ekonomi yang kurang kuat, dan bank sentra yang dovish.

Harga Minyak Eropa Naik

Menggerakkan harga listrik grosir naik 200% dalam sembilan bulan awal tahun ini, menurut media massa Guardian.

Ada kekuatiran ini dapat semakin makin tambah meluas ke AS musim dingin ini, tapi ada awalnya musim luruh yang mengagumkan enteng di situ hingga UE peluang semakin lebih menanggung derita.

Permasalahan suplai jadi beban karena ini ialah permasalahan serius antara negara Uni Eropa.

Dengan 5 instansi riset ekonomi terpenting Jerman pekan kemarin mengingatkan jika kemacetan suplai untuk produk di antara menghalangi produksi di bidang manufacturing ekonomi paling besar Eropa

Di lain sisi data AS kelihatan ptimis. Index harga customer pada bulan September ialah 5,4% y/y, sedikit bertambah dari prediksi awalnya.

Untuk minggu yang usai 8 Oktober, claim pengangguran awalnya menurun jadi 293.000, sementara inflasi tingkat produsen masih tetap tinggi di 8,6%, lebih baik dari yang diharapkan.

Laporan Data Customer

Angka awalnya untuk Index Sentimen Customer Michigan lebih rendah pada Oktober dari yang diharapkan, mengalami penurunan dari 72,8 ke 71,4.

Data ekonomi zone euro jelek, misalkan, produksi industri mengalami penurunan 1,6% bulan/bulan pada bulan Agustus dibandingkan dengan peningkatan 1,4% bulan awalnya.

Penyempurnaan selanjutnya akan tiba dari kelompok index manager pembelian PMI Zone Euro flash yang hendak di-launching Jumat kedepan untuk bulan September.

Bank Sentra Eropa masih tetap tegas dovish, dengan pasar menginginkan tidak ada peningkatan suku bunga sampai akhir 2023.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses