Beranda Analisa Forex Ekonomi Singapura Turun Drastis

Ekonomi Singapura Turun Drastis

653
0

Tergantung pada bagaimana epidemi Covid-19 bertumbuh serta tanggapan kebijaksanaan di penjuru dunia.

Perkembangan ekonomi Singapura mempunyai potensi berkurang sampai minus 4 %, kata Kewenangan Moneter Singapura MAS dalam laporan pantauan ekonomi 1/2 tahunan yang dikeluarkan Selasa 28/4.

Ekonomi Singapura akan masuk krisis tahun ini,  kata MAS dalam laporan setebal 132 halaman itu.

Sesaat pada sekarang masih ada ketidaktetapan yang relevan atas parahnya pengurangan serta kapan langkah pemulihan diawali dan bagaimana pada akhirnya.

Instansi yang berperan untuk Bank Sentra ini setelah itu menulis, penciutan ekonomi sejumlah besar bergantung pada arah yang diambil oleh epidemi serta kemanjuran tanggapan kebijaksanaan di penjuru dunia.

Untuk perbandingan, krisis terjelek Singapura selama ini ialah semasa Kritis Keuangan Asia pada 1998, saat ekonomi berkontraksi 2, 2 %.

Perkembangan ekonomi sempat juga turun ke angka 0, 1 % semasa kritis keuangan global pada 2009, lalu berkurang sekitar 1, 1 % semasa kritis gelembung dotcom pada 2001.

Sekarang, nyaris 15.000 orang di Singapura sudah dipastikan terkena Covid-19, dengan 14 orang wafat.

MAS menjelaskan, ekonomi Singapura peluang akan berkontraksi semakin tajam pada kuartal ke-2.

Mengingat tingkat intensif epidemi di negara sebagai partner dagang intinya, dan beberapa langkah pemutus lingkaran yang diaplikasikan pemerintah Singapura mulai pada awal bulan ini.

Semua tempat kerja yang tidak penting sudah ditutup serta masyarakat dikasih tahu tidak untuk tinggalkan rumah mereka terkecuali untuk beli makanan atau olahraga sendirian di lingkungannya.

Kebijaksanaan lockdown ini awalannya direncanakan usai pada 4 Mei, tetapi sekarang diperpanjang sampai 1 Juni.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, perekonomian memperlihatkan kontraksi 2, 2 % dibandingkan periode yang sama tahun kemarin.

Pengangguran condong bertambah serta gaji turun turun serta jadi unsur yang berperan pada deflasi harga pokok, kata MAS.

Setelah itu kewenangan moneter Singapura menjelaskan, belum juga jelas apa Covid-19 dapat diredam dengan cara global pada paruh ke-2 tahun 2020.

Efek gelombang infeksi selanjutnya tetap tinggi, semasa vaksin belum diketemukan. Tetapi MAS menjelaskan, walau potensial muram, Singapura belum alami arus modal keluar yang relevan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses