Data yang dikeluarkan oleh Institute for Suplai Management ISM dalam perdagangan kemarin malam tunjukkan jika kegiatan bidang manufaktur AS pada bulan September turun ke 47.8. Angka itu ialah yang paling rendah semenjak Juni 2009.
Harapan beberapa ekonom akan tercapainya kenaikan ke 50.4 dari level 49.1 di bulan Agustus juga tidak tercukupi.
Susah untuk disangkal jika perang dagang AS serta China telah memberi imbas jelek buat bidang manufaktur AS.
Data manufaktur ISM benar-benar jelek. Bagaimana juga kita membolak-baliknya, laporan ini benar-benar negatif, kata Mazen Issa, ahli forex senior dari TD Securities New York.
Diluar itu, data Construction Spending AS dikeluarkan bersamaan.
Data yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan itu umumnya memang berefek lebih rendah pada Dolar AS.
Tetapi, ditengah-tengah keadaan ekonomi AS yang sedang tidak memberikan keuntungan seperti sekarang, beberapa trader memerhatikan data itu jadi rujukan untuk tahu perubahan bidang perumahan di AS.
Construction Spending AS cuma tumbuh 0.1 % di bulan Agustus 2019.
Sayangnya walau tambah tinggi dibanding awalnya yang statis, hasil itu masih dibawah harapan kenaikan 0.5 %.
Namun, beberapa analis meramalkan jika Outlook Dolar AS masih kompak sebab yield obligasi US Treasury masih lumayan tinggi.
Hanya satu persoalan di sini yaitu laporan ISM yang mungkin bisa menjadi ide buat pelonggaran moneter yang lebih santer dari The Fed, tambah Mazen Issa.
Tetapi, walau pada akhirnya mereka Rate Cut , keuntungan dari yield masih lumayan tinggi di AS.






