DXY menurun 0.21 % ke posisi 95.35 dalam perdagangan awal session Eropa hari Jumat 11/1, sesudah pidato piminan Federal Reserve membuka kemauan bank sentra AS untuk lebih bersabar dalam meningkatkan suku bunga. Dolar A masih tetap unggul lawan Poundsterling, tapi bertekuk lutut pada Euro, Yen, serta Aussie.
Pasangan EUR/USD sudah naik 0.21 % ke posisi 1.1523, USD/JPY melandai 0.17 % ke posisi 108.25, sedang pasangan AUD/USD reli 0.40 % ke seputar 0.7212. Pasangan mata uang GBP/USD turun 0.10 % ke posisi 1.2738, terutamanya sebab bangunnya kembali kecemasan masalah Brexit di dalam ketegangan politik Inggris.
Di hari Kamis, Jerome Powell menyatakan kembali jika bank sentra AS mempunyai potensi untuk lebih bersabar dalam penentuan kebijaksanaan moneter, sebab laju inflasi masih tetap konstan. Wakil Ketua Fed, , pun mengemukakan pesan dovish di kesempatan berlainan.
Kami dapat bersabar dalam memandang bagaimana langkah terunggul untk sesuaikan tempat kebijaksanaan kami, kata Clarida. Beberapa faktanya sebab kami mengawali tahun ini dengan suku bunga dekat dengan sasaran yang telah kami punya dalam tempo begitu lama.
Konsekuensinya, sekarang ini pelaku pasar mengekspektasikan Fed tidak akan meningkatkan suku bunga kembali dalam tahun ini, hingga reli Dolar AS diprediksikan ketahan.
Philip Wee, ahli taktik mata uang di DBS mencatat, Fed Funds rate tak akan akomodatif, tetapi netral, serta lebih terpenting kembali, positif dalam perhitungan riil. Searah dengan Fed yang lebih bersabar, naiknya Dolar AS bisa menjadi lebih lunak.
Di lain sisi, sentimen pelaku pasar masih tetap diwarnai wait and see, karena minimnya perincian yang pasti dari negosiasi perdagangan AS-China.
Negosiasi perdagangan pada dua negara ekonomi paling besar dunia itu selesai di hari Rabu, tapi belumlah ada berita apa pun tentang dari hasil perundingan.
Pengakuan sah Kementrian Perdagangan China cuma mengulang-ulang kembali jika diskusi sangat luas serta terperinci, sesaat MENKEU AS Steve Mnuchin mengatakan jika Liu He kemungkinan akan berkunjung ke Washington dalam bulan Januari ini untuk diskusi kelanjutan tentang persetujuan perdagangan.






