Dolar Selandia Baru bergerak naik pada dolar AS di waktu pasar bersiap memonitor apa yang juga akan di sampaikan dari Jerome Powell, pimpinan Federal Reserve, untuk kesaksian kongresional pertamanya di minggu ini, dengan harapan kalau The Fed cuma juga akan menambah suku bunga 3x tahun ini.
Powell juga akan bersaksi dihadapan komite DPR serta Senat AS pada minggu ini dalam satu kesaksian 1/2 tahunan pertamanya tentang laporan kebijakan moneter serta tiap-tiap komentarnya juga akan di teliti dengan jeli oleh pasar untuk jadikan panduan tentang laju tingkat dari suku bunga di AS pada tahun ini.
Pada minggu tanggal, dolar AS yang semakin menguat terdorong dari notulen dari pertemuan komite untuk penetapan tingkat suku bunga The Fed paling baru yang tunjukkan penambahan kepercayaan beberapa petinggi bank itu tentang keperluan untuk selalu menambah suku bunga dalam pertemuan kebijakan terakhirnya, dengan beberapa besar dari mereka yakin kalau inflasi juga akan bertambah.
Hal tersebut mengakibatkan sebagian aktor pasar berspekulasi mengenai empat peluang kenaikan tarif tahun ini.
Tetapi, data kebijakan moneter hari Jumat menolong menyokong harapan kalau The Fed juga akan memperketat kebijakannya dengan bertahap, hingga yield dalam obligasi pemerintah 10-tahun AS yang bergerak naik kembali jadi sekitaran 2, 86 %, melampaui level teratas empat tahun di 2, 96 %, serta buat pasar kembali konsentrasi pada tiga peluang kenaikan suku bunga.
sesuai dengan keterangan Martin Rudings dengan OMF Financial Markets, pergerakan harga obligasi 10-tahun AS yang terus melemah sedikit serta pada umumnya dolar AS yang lemah serta resikonya yaitu imbal hasil dari obligasi negara berjangka 10 tahun turun jadi 2, 65 % serta itu juga akan melemahkan dolar AS bila hal tersebut berlangsung.
“Secara keseluruhnya, obligasi pemerintah AS 10-tahun mungkin saja telah masak sedikit serta pasar butuh untuk bersantai perdagangan obligasi tersebut, ” tegas Rudings.
Pasar juga selalu memerhatikan pengukuran inflasi yang disenangi The Fed yakni indeks pengeluaran mengkonsumsi pribadi inti (PCE index) hari Kamis.






