Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar New Zealand Tergelincir Bersamaan RBNZ Kurangi Suku Bunga

Dolar New Zealand Tergelincir Bersamaan RBNZ Kurangi Suku Bunga

806
0

Kiwi sudah sempat anjlok mencolok sampai sampai posisi paling rendah 0.6525 pada Dolar AS pada session Asia hari Rabu  8/5, sesudah bank sentra New Zealand Reserve Bank of New Zealand/RBNZ menginformasikan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis point.

 

Waktu berita dicatat pada awal session Eropa, NZD/USD sudah naik ke rata-rata 0.6594, tapi masih terjatuh pada rekor paling rendah semenjak akhir tahun 2018. RBNZ adalah bank sentra mayor pertama yang memotong suku bunga dalam tahun.

 

Selesai rapat kebijaksanaannya barusan pagi, bank sentra New Zealand akan memutuskan untuk memotong suku bunga referensi Official Kontan Rate/OCR dari 1.75 % jadi 1.5 %. 

 

Adalah rekor paling rendah baru dalam riwayat suku bunga RBNZ. Tidak cuma itu, bank sentra mensinyalkan akan memotong suku bunga satu kali lagi dalam tahun.

 

Komite Kebijaksanaan Moneter akan memutuskan jika OCR yang lebih rendah dibutuhkan untuk memberi dukungan outlook ketenagakerjaan serta inflasi supaya berkelanjutan dengan gagasan kebijaksanaan, papar RBNZ dalam pengakuan resminya.

 

Sambungnya, OCR yang lebih rendah sekarang lebih berkelanjutan dalam perolehan tujuan kami serta menyiapkan outlook yang lebih imbang buat suku bunga di New Zealand.

 

Menurut prediksi bank sentra, rerata OCR di akhir tahun  ialah 1.48 %, lalu turun jadi 1.36 % pada kuartal ke-3 tahun 2020. 

 

Tempatkan RBNZ dalam arah kebijaksanaan lebih dovish daripada bank sentra negeri tetangganya, Australia, yang akan memutuskan untuk biarkan suku bunga masih dalam pengumuman satu hari awalnya.

 

Searah dengan ketimpangan arah kebijaksanaan itu, AUD/NZD melompat lebih dari 0.25 % serta sekarang ada di seputar posisi 1.0642.

 

Bias kebijaksanaan yang lebih netral dari bank sentra Australia menolong AUD/USD bertahan di ruang hijau pada posisi 0.7018 dalam perdagangan  hari, walau ada eskalasi kecemasan aktor pasar berkaitan perundingan dagang AS-China.

 

Kecemasan tentang perubahan negosiasi dagang AS-China sudah bertambah dengan berkelanjutan semenjak awal minggu , sesudah Presiden AS Donald Trump mengemukakan kembali ancamannya untuk meningkatkan tarif import buat beberapa barang asal China.

 

Aktor pasar makin terguncang di hari Selasa, sebab pihak AS mengatakan akan mengaplikasikan kenaikan tarif itu mulai hari Jumat meskipun China menjelaskan akan hadir ronde perundingan selanjutnya mulai hari Kamis.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses