Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Naik Didukung Pesimisme Atas Perkembangan Global

Dolar Naik Didukung Pesimisme Atas Perkembangan Global

644
0

Dolar diperdagangan mendekati paling tinggi dua minggu pada sekeranjang mata uang lawannya di hari Selasa sebab kecemasan atas prospek ekonomi global memberi dukungan keinginan investor untuk asset safe haven.

 

Indeks dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada sekeranjang enam mata uang penting, naik 0,14% jadi 96,12, paling besar semenjak 4 Januari.

 

Dana Moneter Internasional yang memangkas berita perkembangan global 2019 serta 2020 di hari Senin, mencuplik perlambatan yang semakin besar dari yang diprediksikan di Cina serta zone euro serta menjelaskan kegagalan untuk mengakhiri ketegangan perdagangan bisa makin mengganggu kestabilan ekonomi global yang melambat.

 

Penurunan rangking berlangsung cuma beberapa saat sesudah China memberikan laporan perkembangan ekonomi kuartalan sangat lamban semenjak krisis keuangan serta perluasan tahunan terlemahnya semenjak 1990.

 

Dolar ialah sentuhan yang lebih rendah pada yen, yang seringkali dicari oleh investor menjadi tempat berlindung pada saat ketidakpastian pasar, dengan USD / JPY turun 0,11% jadi 109,53.

 

Greenback sudah naik lebih dari 1% pada yen minggu kemarin, sampai paling tinggi dua 1/2 minggu di 109,88 di hari Jumat.

 

Bank of Japan dengan luas diprediksikan akan menjaga kebijaksanaannya tidak beralih pada pertemuan yang akan datang diakhir minggu ini serta analis memprediksi kebijaksanaan moneter tetap akan begitu akomodatif di Jepang tahun ini.

 

Melambatnya ekonomi global serta harga minyak yang tertekan diprediksikan akan memaksa BoJ membuat revisi prospek perkembangan ekonomi serta inflasi, kata Osamu Takashima, paka taktik mata uang di Citibank dalam satu catatan.

 

Dolar pun ada dibawah desakan sebab kecemasan perlambatan perkembangan global sudah memaksa Federal Reserve AS untuk ambil pendekatan yang berhati-hati pada tiap-tiap kenaikan suku bunga selanjutnya.

 

Suku bunga berjangka tak akan menggambarkan keinginan untuk kenaikan suku bunga Fed tahun ini, serta komentar belakangan ini oleh Petinggi Fed pun merekomendasikan tidak ada pengetatan selanjutnya dalam beberapa waktu ke depan.

 

Kami tidak lihat Federal Reserve meningkatkan suku tahun ini yang semestinya ke arah pada pelemahan dolar. Kami pun berfikir dolar overbought serta dipandang sangat tinggi pada metrik mendasar, kata Jason Wong, paka taktik pasar senior di pasar BNZ.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses