Pasangan NZD/USD terpantau turun 0.72 % ke 0.6665 mendekati pembukaan session New York di hari Kamis ini 30/Agustus, sesudah serentetan laporan ekonomi yang launching barusan pagi kompak tunjukkan tinta merah. AUD/NZD juga menguat setinggi 0.59 % ke 1.0947 dari level paling rendah sebulan.
Tubuh Statistik New Zealand memberikan laporan jika Building Consents berkurang 10.3 % dalam bulan Juli, sesudah anjlok 8.2 % pada periode awal mulanya.
Sesaat Building Approvals bulan Juli terdaftar -5.2 %, memotong lebih dari separuh perkembangan 6.8 % pada bulan Juni. Indeks Kepercayaan Usaha ANZ untuk Agustus juga alami penurunan semakin dalam dengan mencatat rekor 50.3, lebih jelek di banding -44.9 pada laporan bulan kemarin.
Analis bank paling besar di lokasi Antipodean, Westpac, mengutarakan jika rebound dua minggu NZD/USD berhenti di level kunci 0.6720. Indeks Kepercayaan Usaha yang lebih buruk adalah pemicu utamanya. Akan tetapi, prospek kenaikan kembali belumlah pupus.
Menurut Imre Speizer dari Westpac, “RBNZ bank sentra New Zealand butuh lihat kegiatan aktual turun berarti sebelum memotong suku bunga, tidak cuma penurunan sentimen hasil survey saja.”
Selanjutnya, ia mengemukakan jika dalam tiga minggu ke depan, pasar akan memperoleh beberapa launching laporan ekonomi terpenting baru yang menyiapkan kemampuan buat NZD untuk didukung laporan ke rata-rata 0.68-0.69.
Walau demikian, dalam tempo beberapa waktu ke depan, ia mengakui masih bearish pada NZD, karena prospek penguatan USD, hingga pasangan mata uang NZD/USD bisa berjalan menuju 0.64 mendekati akhir tahun ini.
Beberapa laporan yang disebut bisa menjadi meliputi laporan-laporan dari New Zealand, Amerika Serikat, ataupun Tiongkok serta Australia.
Pada umumnya, aktor pasar masih tetap menantikan ketegangan perdagangan pada AS serta Tiongkok yang bisa berimbas negatif buat beberapa negara yang perekonomiannya tergantung pada export seperti Australia serta New Zealand.
Ditambah lagi, dua negara bertetangga Australia serta New Zealand diketahui mempunyai jalinan dagang erat dengan Tiongkok, hingga perlambatan ekonomi disana bisa berimbas juga buat mereka. Jika ada perubahan baru dari beberapa negara yang ikut serta di dalamnya, karena itu pengaruhnya bisa dirasa juga oleh NZD/USD.






