Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Kanada Turun Bersamaan Anjloknya Harga Minyak

Dolar Kanada Turun Bersamaan Anjloknya Harga Minyak

1057
0

Mendekati pembukaan perdagangan session New York hari ini, Dolar Kanada masih tetap dizona merah berada di posisi sangat lemah pada Dolar AS dari sejak empat bulan ini.

 

Sedangkan kondisi dari pasangan USD/CAD harus mengalami penurunan sebesar 0.10 % ke 1.3227, tapi masih tetap ditekan oleh penurunan harga minyak yang sudah mengakibatkannya melejit ke posisi 1.3263 pada perdagangan hari Rabu kemarin.

 

Dalam perdagangan kemarin, harga minyak mentah yang disebut komoditas export penting serta salah satunya sumber penghasilan paling besar Kanada, anjlok ke posisi paling rendah semenjak bulan Maret.

 

Harga minyak mentah type Brent jatuh ke USD66.70 untuk per barel, sesaat WTI roboh ke seputar posisi USD55.00 per barel. Fluktuasi ke-2 harga minyak referensi itu mulai konstan dalam perdagangan ini hari, hingga Dolar Kanada naik tipis, tapi belum dapat keluar dari rekor paling rendah.

 

Harga minyak sudah konstan, tapi ada beberapa kecemasan lainnya di luar sana, tutur Eric Theoret, seseorang ahli taktik di Scotiabank, pada alat The Globe and Mail, Keadaan sekarang ini betul-betul bukan satu keadaan di mana Anda dapat mengekspektasikan Dolar Kanada untuk bekerja baik.

 

Tidak hanya berstatus menjadi salah satunya negara yang memercayakan export komoditas, Kanada ikut memikul defisit Current Akun. Mengakibatkan, perekonomian Kanada dapat terhalang bila arus perdagangan atau pendanaan dunia melambat.

 

Ditambah lagi, belakangan ini bank sentra Kanada Bank of Canada/BoC mengutarakan jika resiko atas skema keuangan Kanada sudah bertambah tipis dalam enam bulan paling akhir, sebagiannya karena kecemasan tentang outlook ekonomi global.

 

Di lain sisi, Dolar AS meneruskan penguatannya pada beberapa mata uang mayor, karena penambahan keinginan atas asset Safe Haven yang dipacu oleh kecemasan yang sama. Indeks Dolar AS DXY naik 0.20 % ke posisi 97.18.

 

Pada saat keresahan masalah lanjutan negosiasi Brexit pada Inggris serta Uni Eropa, dan kurangnya probabilitas perdamaian pada AS serta China berkaitan perseteruan perdagangan ke-2 negara.

 

Bloomberg menyampaikan kabar jika pemerintah China sudah membuat beberapa konsesi mendekati pertemuan pada Donald Trump serta China Xi Jinping bulan ini, tapi beberapa analis memandang pasal-pasal yang dimuat di dalamnya tidak akan memberikan kepuasan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses