Dolar AS jatuh terpuruk di awalnya session Asia, Jumat 20/Juli pagi tadi, sesudah Presiden Amerika Serikat Donald Trump tunjukkan kekhawatirannya masalah penguatan Dolar AS serta kenaikan suku bunga The Fed.
Dalam suatu wawancara dengan CNBC kemarin malam, Trump menyampaikan jika menguatnya Dolar membuat Amerika berubah menjadi dalam tempat yang kurang menguntungkan. Walau sebenarnya, Yuan China tengah terempas seperti batu. Alasannya jelas: Dolar yang kuat membuat export Amerika bisa menjadi lebih mahal.
Tidak cuma itu, presiden yang populer blak-blakan ini dapat tunjukkan ketidaksenangannya terhadap kebijakan moneter ketat Federal Reserve AS sekarang ini. Trump menyampaikan jika dianya cemas akan potensi akibat jelek pada ekonomi AS serta daya saing negara.
Walau demikian, Trump tidak mencampuri masalah bank sentra. Pengakuan sah dari Gedung Putih saat wawancara itu mengungkap jika presiden masih menghargai independensi bank sentra AS, serta tidak terlibat dalam kebijakan moneternya.
Dolar AS Menurun Mencolok, Saat ini Defensif
Selesai pengakuan kontroversial Trump itu, Dolar AS menurun mencolok pada mata uang-mata uang utama, terpenting Yen serta Euro. Walau demikian, penurunan terlihat tidak berlanjut.
USD/JPY terlihat berjuang memulihkan diri sesudah terjun bebas dari posisi tinggi 112. 97, ke posisi rendah 112. 34. Sekarang ini, USD/JPY terlihat bergerak sideways di rata-rata posisi rendah itu.
Sedang EUR/USD mendulang kenaikan 0. 1 % di angka 1. 16545 dikarenakan pengakuan Trump. Walau sebenarnya awal mulanya, pair ini sudah sempat tergelincir ke angka 1. 5750 di dekat posisi rendah tiga minggu. Waktu berita ini ditulis, EUR/USD perdagangan pada angka 1. 16515.
Indeks Dolar DXY yang mengukur kemampuan Dolar pada enam mata uang utama terpantau dikit menurun ke posisi 95. 123, dikit tambah tinggi dari posisi psikologis di 95.
Pasar nampaknya tengah agak terlepas kendali. Diskusi serta debat mengenai kebijakan perdagangan semestinya tidak memang perlu menyertakan forex selama ini, kata Shinichiro Kadota, Ahli Forex Barclays. Saat ini Trump menilai pelemahan Yuan serta Euro, dan penguatan Dolar. Saya sangka ini memang mengagetkan buat kita,
Sebenarnya, komentar Trump tadi malam bukan yang pertama-tama ia mengungkap ketidaksenangannya pada penguatan Dolar. Trump sempat juga menyampaikan hal sama pada Wall Street Journal. Ia menyebutkan jika Dolar AS telah sangat kuat .
Bila kita lihat gerakan forex kemarin, Yen merupakan outperformer serta Euro juga cukuplah kuat. Jadi saya sangka, USD/JPY selalu terserang akibat yang terbesar, tutup Kadota.






