Beranda Analisa Forex Dolar Bearish, Bertambahnya Pengangguran di AS

Dolar Bearish, Bertambahnya Pengangguran di AS

634
0

DXY tersuruk pada level 99.14, dekat level paling rendah-nya dalam dua minggu paling akhir. Publikasi data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat semalam memperlihatkan bertambahnya sekitar 3.8 juta.

Walau jumlah itu cuma 1/2 dari penambahan 6.9 juta klaim pada pertengahan Maret, banjir pengangguran ini tingkatkan kekhawatiran pada potensial pemulihan ekonomi AS ke depan.

Data yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS tempo hari bawa keseluruhan klaim pengangguran jadi 30.3 juta dalam periode enam minggu, atau seputar 18.6 % dari angkatan kerja AS.

Ini menggarisbawahi begitu besarnya efek lockdown buat perusahaan-perusahaan yang sangat terpaksa tutup operasional serta mengeluarkan karyawannya.

Sesudah mencapai puncak pada pertengahan Maret, data klaim pengangguran mingguan sudah turun dengan cara setahap, hingga mengisyaratkan jika minimal keadaan tidak lebih buruk.

Namun, pengangguran masih jadi permasalahan besar buat negeri Paman Sam.

Kenaikan pengangguran akan mendesak penghasilan serta berbelanja customer, walau sebenarnya kesibukan mengonsumsi adalah kontributor paling besar dalam GDP Amerika Serikat.

Data paling akhir dari Departemen Perdagangan memperlihatkan jika penghasilan personal jatuh 2 % serta berbelanja mengonsumsi personal jatuh 7.5 % pada bulan Maret.

Ke depan, semakin banyak perusahaan diprediksikan akan mengeluarkan karyawan mereka. Peritel, hotel, serta restoran termasuk juga bisnis-bisnis pertama yang lakukan penghentian hubungan kerja.

Tetapi beberapa ekonom memprediksi karier kerah putih akan selekasnya terpengaruh, diikuti oleh karyawan bidang migas yang ditabrak oleh keruntuhan harga minyak global.

Bulan kemarin, Kongres AS sudah tanda-tangani paket rangsangan CARES Act sejumlah 2 Triliun.

Paket itu meliputi juga kenaikan tunjangan pengangguran sampai empat bulan, tidak cuma untuk orang yang kehilangan pekerjaan tetapi untuk wiraswasta serta kontraktor berdiri sendiri.

Namun, tunjangan itu tidak bertahan untuk selama-lamanya. Ditambah lagi bila jumlah pengangguran terus bertambah.

Minggu kedepan, Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan mempublikasikan laporan ketenagakerjaan bulan April 2020.

Tingkat pengangguran AS dalam laporan itu diprediksikan akan memperlihatkan kenaikan tajam sampai 14 % pada bulan April. Jika betul demikian, karenanya adalah angka terjelek semenjak pendataan diawali di tahun 1948.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses