Pasangan AUD/USD turun seputar 1 % pada session Eropa hari Kamis 21/2, sesudah salah satunya operator pelabuhan China menginformasikan larangan import buat batu bara Australia.
Berita yang sama menyebabkan anjloknya minat resiko pasar, hingga Dolar New Zealand serta Dolar Kanada turut melemah saat itu juga.
Waktu berita ditulis, Dolar Australia masih tetap melemah sebesar 0.87 % di rata-rata 0.7101. Selain itu, NZD/USD alami penurunan 0.60 % pada posisi 0.6815, serta USD/CAD melompat 0.18 % ke arah ujung psikologis 1.3200.
Kantor berita Reuters memberikan laporan jika Dalian Port Grup, satu perusahaan yang mengurus lima pelabuhan di China, menginformasikan larangan buat batu bara asal Australia untuk masuk pelabuhan.
Meskipun mereka masih tetap mengizinkan masuknya batu bara Rusia serta Indonesia. Larangan itu laku mulai awal bulan ini sampai waktu yang tidak hanya terbatas.
Selain itu, Dalian batasi import batu bara sebesar 12 juta Ton untuk tahun ini. Walau sebenarnya, mereka sudah sempat mengurus import seputar 14 juta Ton pada tahun 2018; dengan setengahnya datang dari Australia.
Belum juga didapati latar belakang atau basic fakta dari pengumuman larangan import batu bara Australia yang sangat mendadak ini.
Akan tetapi, menurut Reuters, beberapa pelabuhan dagang lainnya di China juga mulai menetapkan kebijaksanaan baru untuk meningkatkan lama waktu kliring batu bara Australia sampai 40 hari.
Menjadi konsekuensi dari berita larangan import batu bara Australia ini, aktor pasar meremehkan beberapa berita positif yang lain yang sudah sempat merebak pada session Asia.
Salah satunya, laporan ketenagakerjaan Australia yang lebih baik dari harapan dan isu sudah diaturnya garis besar persetujuan dagang pada Amerika Serikat serta China.
Permasalahannya, penghasilan penting negeri Kanguru bersumber dari export, sedang batu bara termasuk juga salah satunya komoditas export favorit. Saat beberapa waktu paling akhir, batu bara menempati rangking volume export Australia paling besar ke-2 sesudah bijih besi, dengan China jadi tujuan export pentingnya.
Meskipun kalau perseteruan perdagangan AS serta China teratasi, tapi jika Australia kehilangan market share batu bara pentingnya, jadi mereka takkan dapat turut nikmati penambahan gairah perdagangan internasional yang diakibatkan sesudahnya.






