Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar Australia Menurun Bersamaan Launching GDP China

Dolar Australia Menurun Bersamaan Launching GDP China

898
0

Dolar Australia dalam perdagangan hari ini melemah 0.15 % ke posisi 0.7155 pada Dolar AS pada pertengahan session Eropa hari Senin ini 21/1, beberapa saat sesudah data GDP China diumumkan.

 

Akan tetapi, Dolar Australia masih tetap unggul lawan Dolar New Zealand dengan tempat AUD/NZD kuat ke posisi paling tinggi semenjak awal Desember.

 

Barusan pagi, Biro Statistik Nasional China memberikan laporan jika perkembangan GDP Gross Domestic Product cuma meluncur 6.6 % pada tahun 2018.

 

Angka itu sama dengan harapan pasar awal mulanya, tapi adalah laju perkembangan ekonomi terburuk China semenjak tahun 1990. Pimpinan biro statistik China, Ning Jizhe, mengaku jika perseteruan perdagangan pada negaranya serta Amerika Serikat sudah memengaruhi ekonomi domestik, tapi efeknya bisa dikontrol.

 

Sekarang ini, aktor pasar masih tetap menantikan lanjutan negosiasi perdagangan pada AS serta China yang akan diawali kembali sesudah Wakil Perdana Menteri Liu He datang di Washington akhir bulan ini untuk bertemu dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

 

Masalahnya dari hasil diskusi ke-2 pihak di Beijing pada awal bulan ini belumlah dikatakan ke publik. Pengakuan sah AS ataupun China saat itu cuma mengatakan beberapa bagian yang dinegosiasikan, termasuk juga salah satunya hak kekayaan intelektual serta permasalahan ketentuan import non-tarif.

 

Untuk sekarang ini, pasar meluncur dengan persepsi jika ada kemauan mencukupi dari kedua pihak untuk bikin persetujuan, tapi bersamaan dengan semakin mendekatnya deadline pada tanggal 1 Maret, pasar pun peluang menuntut bukti yang lebih konkrit jika persetujuan lebih mungkin terwujud, tutur Rodrigo Catril, ahli taktik forex senior di National Australia Bank.

 

Berita tentang keadaan perekonomian China serta negosiasi perdagangan begitu punya pengaruh pada Dolar Australia, sebab kedekatan jalinan dagangnya dengan negara ekonomi paling besar ke-2 dunia itu, dan tingginya ketergantungan negaranya pada bidang export. Selain itu, tidak ada data berefek tinggi yang launching dari dalam negeri Australia ini hari.

 

Satu data berefek menengah yang diterbitkan barusan pagi juga tunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi di negeri Kanguru. Persisnya, data HIA New Home Sales tunjukkan penurunan mencolok di bidang perumahan Australia sampai mencatat rekor -6.7 %, sesudah sudah sempat sampai +3.6 % pada periode awal mulanya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses