Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Tertekan Komoditas

Dolar AS Tertekan Komoditas

735
0

Dolar AS turun Selasa sesudah muncul data ekonomi AS yang lemah sesaat mata uang berkaitan komoditas seperti dolar Kanada serta Australia mendapatkan suport dari naiknya harga minyak mentah.

 

Dolar AS yang mengukur kapasitas Dolar AS pada enam mata uang penting selesai turun 0,34% di 96,65, menandai penurunan harian paling besar semenjak 20 Maret.

 

Tidak hanya desakan dari mata uang berkaitan komoditas, dolar AS terbebani oleh data yang tunjukkan pesanan barang bertahan lama AS sedang penurunan bulan Februari serta sebab euro memantul menjadi akibatnya karena tindakan beberapa investor yang meningkatkan tempat untuk menghadapi pertemuan Bank Sentra Eropa ECB mendatang.

 

Kemampuan dolar AS sudah sempat mencapai puncak mendekati akhir minggu kemarin, saat data pekerjaan AS tunjukkan laju kenaikan gaji sudah melambat. Semenjak itu mata uang AS belum bisa temukan daya tarik .

 

Ditambahkan, rebound paling baru imbal hasil obligasi AS tidak bisa memberi banyak penguatan untuk dolar AS sebab masih pada posisi rendah dengan absolut.

 

Imbal hasil Treasury 10-tahun membumbung tadi malam jadi 2,518 %, bergerak lebih jauh dari posisi paling rendah 15-bulan di 2,34 % yang disentuh di akhir Maret. Imbal hasil itu masih tetap relevan dibawah titik paling tinggi belakangan ini di seputar 2,8 % pada awal Maret.

 

Sedang mata uang komoditas, dolar Kanada selesai kuat 0,52% di C$1,3311 per dolar AS sesaat dolar Australia selesai positif 0,3% di $0,7124.

 

Harga minyak sudah melompat ke posisi paling tinggi lima bulan di dalam harapan jika supply global akan makin ketat karena pertarungan di Libya, pemangkasan yang di pimpin OPEC serta sangsi AS pada Iran serta Venezuela.

 

Euro juga selesai positif 0,37% di $1,1259, akhiri penurunan berturut-turut dua hari. Sedang pound sterling kuat tipis 0,21% di $1,3062, dalam perdagangan dalam rata-rata sempit, menggambarkan kegelisahan di pasar mengenai perbincangan Brexit pada Perdana Menteri Theresa May serta Partai Buruh.

 

Inggris akan tinggalkan Uni Eropa di hari Jumat tapi PM May berupaya berkompromi dengan Partai Buruh tentang ketetapan untuk Brexit mendekati pertemuan pucuk beberapa pemimpin Uni Eropa di hari Rabu.

 

PM May berjalan ke arah ke Berlin serta Paris di hari Selasa untuk berjumpa dengan Kanselir Angela Merkel serta Presiden Emmanuel Macron sebelum memutuskan wawasan untuk penundaan lainnya pada KTT Uni Eropa hari Rabu di Brussels.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses