Beranda Analisa Forex Dolar AS Tertekan, Bersma Yield Obligasi

Dolar AS Tertekan, Bersma Yield Obligasi

510
0
Background with money american hundred dollar bills

DXY condong tertekan memasuki sesi awal New York hari Kamis 22/8, sesudah berlangsungnya inversi kurva yield ke-3 semenjak minggu kemarin.

Ke-2 signal krisis ini menyebabkan Dolar AS terus tertekan versi Yen Jepang. Waktu berita dicatat, DXY melemah berada di  0.1 % ke  98.19, sesaat USD/JPY ketahan di  106.47.

CNBC memberikan laporan jika yield obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahunan kembali jatuh ke bawah yield obligasi bertenor 2-tahunan.

Inversi kurva yield yang sudah lama disebut jadi signal krisis itu berlangsung sesudah beredarnya komentar dua petinggi Federal Reserve.

Presiden Fed Kansas City Esther George serta Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker menjelaskan dalam satu interviu jika mereka tidak lihat ada cukup fakta untuk memotong suku bunga Fed.

Dengan tingkat pengangguran yang benar-benar rendah saat ini, dengan upah alami kenaikan, dengan pergerakan inflasi dekat sasaran Fed, saya anggap kita ada di tempat yang relatif bagus dibanding dengan amanat yang perlu diraih, kata George.

Harker yang tidak terhitung anggota pemilik hak voting dalam FOMC tahun ini, mengemukakan opini seirama. Menurut dia, Fed harus menanti sepanjang sekian waktu sebelum memotong suku bunga .

Ke-2 komentar ini menggoyangkan kepercayaan pasar tentang prospek pemotongan suku bunag Fed pada rapat FOMC bulan September akan datang.

CME FedWatch sekarang mempertimbangkan kesempatan 90 % saja untuk pemotongan suku bunga September, turun dari 98 % pada penutupan pasar kemarin hari.

Selain itu, laporan PMI versus Markit tunjukkan keruntuhan bidang manufaktur Amerika Serikat. Score PMI Manufaktur roboh dari 50.4 jadi 49.9, atau mungkin dengan kata lain beralih dari ekspansif jadi krisis.

Score PMI Layanan berkurang mencolok dari 53.0 jadi 50.9, hingga PMI Komposit ambruk dari 52.6 jadi 50.9. Investor serta trader sekarang menanti pertemuan beberapa petinggi bank sentra di Jackson Hole, Wyoming, pada akhir minggu.

Dalam peluang itu, pidato ketua Fed serta FOMC, Jerome Jay Powell akan jadi perhatian penting, terutamanya bila dia menyentuh masalah prospek pemotongan suku bunga serta inversi kurva yield obligasi AS. Opini Powell tentang beberapa rumor itu punya potensi jadi market mover.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses