Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Tertahan Akibat Poundsterling

Dolar AS Tertahan Akibat Poundsterling

715
0

Dolar AS berusaha keras untuk menguasai pasar walau mendapatkan perlawanan dari beberapa pesaingnya di hari Jumat.

 

Pukulan keras pada dolar AS hadir dari pound sterling yang melompat ikuti harapan pasar yang kuat jika Inggris akan berupaya untuk tunda tenggat waktu yang dijadwalkan untuk mundur dari Uni Eropa.

 

Laporan MetaTrader yang dipakai oleh team analisa pasar keuangan yang tunjukkan indeks dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada enam mata uang penting, yang berakhir naik mencapai 0,15 % jadi 95,270 tapi masih mencatatkan kerugian mingguan ke empat beruntun dengan penurunan 0,48 %.

 

Penguatan cepat pound sterling berlangsung mendekati pengambilan suara parlemen yang diskedulkan pada Selasa, 15 Januari, tentang persetujuan Brexit Theresa May, dengan luas diprediksikan akan tidak diterima.

 

Sterling malah naik sebab anggota parlemen senior Inggris dengan pribadi mengaku semakin banyak waktu dibutuhkan bahkan juga bila persetujuan perdana menteri itu sukses merengkuh suport parlemen, demikian Independent memberikan laporan.

 

Pasangan GBP/USD selesai naik 0,75% jadi $1,2846 di akhir session Jumat, sesaat euro pun tertekan oleh sterling hingga pasangan EUR/USD ditutup turun 0,33% jadi $1,1463.

 

Dari front data di hari Jumat, indeks inflasi customer AS, yang penuhi harapan beberapa ekonom, nampaknya sukses membendung kerugian dolar AS bahkan juga saat data itu tunjukkan laju desakan harga yang menurun pada bulan Desember.

 

Indeks harga customer CPI AS turun 0,1% pada bulan lantas, perlambat CPI basis tahunan jadi 1,9% dari laju 2,2% pada bulan November.

 

Melambatnya inflasi itu peluang akan membuat The Fed masih pada jalannya untuk mengambil laju kenaikan suku bunga yang lebih lamban, demikian menurut beberapa analis.

 

CIBC dalam catatan pada client-nya, menyebutkan jika dengan sekurang-kurangnya tanda-tanda percepatan pada desakan gaji atau tarif yang bisa mengakibatkan kenaikan inflasi, The Fed bisa ambil jarak memasuki laporan kuartal dengan kondisi naik suku bunganya untuk memandang kesehatan tanda perkembangan.

 

Selain itu, pasangan USDCAD selesai naik 0,26% jadi C$1,3268 sebab loonie harus tertekan akibat jatuhnya harga minyak di hari Jumat sebab tindakan mengambil untung menyusul kenaikan tiada henti semenjak awal 2019.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses