Pada perdagangan hari ini dolar AS tergelincir sebagaian dari mata uang utama yang lainnya hari Rabu dipengaruhi pasar tertekan spekulasi dari siapa saja nantinya yang akan menjabat menjadi Ketua Federal Reserve, tidak hanya itu jelang laporan pekerjaan AS malam ini akan diliris dataterbaru.
Untuk situasi Indeks Dolar AS, yang mengukur kemampuan dari greenback pada perdagangan masih tertimbang dengan enam mata uang utama, yang menurun sebesar 0,3% beralih ke 93,31, situasi tersebut menjauh dari puncak tertinggi dalam satu setengah bulan yang berada di 98,91.
Sentimen terhadap dolar AS kian menurun pasca laporan dari Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang memilih Gubernur Fed Jerome Powell dibandingkan Gubernur Fed Kevin Warsh sebagai pemimpin bank sentral itu.
Dalam perdagangan pekan kemarin, administrasi Donald Trump wawancarai Warsh dengan Powell sebagai salah satu sisi dari seleksi untuk difungsikan sebagai pengganti Ketua Fed Janet Yellen dalam masa jabatannya yang akan berakhir diawal tahun depan. Powell sudah melihat condong ke dovish daripada Warsh, yang sudah memasuki kondisi gawat pada program stimulus dari The Fed pada waktu yang lalu.
Akan tetapi dari data pembayaran upah untuk sektor pekerja swasta dari ADP pada malam hari ini, menunjukkan pergerakan sejumlah investor juga masih menunggu laporan pembayaran upah sektor non pertanian AS hari Jum’at pada periode bulan September. Sedangkan dari sinyal pertumbuhan lapangan kerja yang sangat solid juga akan menguatkan prospek pada kenaikan suku bunga dari The Fed di bulan Desember.
Dengan target pada suku bunga yang akan naik dan akan membantu situasi dolar AS dengan menjadikan aset AS yang kian menarik untuk sejumah investor yang ingin mendapatkan imbal hasil yield.
Namun Dolar AS sudah mampu bertambah dalam pekan terakhir kondisi itu dikarenakan sejumlah investor lebih optimis terkait prospek dari suku bunga yang lebih tinggi dan melihat dari pemotongan pajak yang diperkirakan juga akan mendorong perekonomian di AS.






