Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Tergelincir, Pasar Waspada Fed Meeting

Dolar AS Tergelincir, Pasar Waspada Fed Meeting

638
0

Dalam perdagangan hari ini mata uang dolar AS turun ke posisi paling rendah pad  Selasa, kondisi tersebut dipengaruhi beberapa investor selalu kurangi pertaruhan tempat beli terhadap mata uang itu. Greenback melemah untuk session ke-2 secara beruntun.

 

Beberapa investor serta pedagang tengah menghadapi rapat kebijaksanaan Federal Reserve yang akan selesai ini hari Kamis pagi hari waktu Indonesia dimana bank itu diprediksikan bisa perlambat gerakan naiknya suku bunga AS.

 

Semakin menurunnya Wall Street pada hari Senin, sesuai dengan data ekonomi AS serta global terbaru dan konflik yang terjadi di  pasar yang terus-terusan berlangsung sudah menggerakkan pandangan pasar jika bertambahnya suku bunga The Fed pada hari  Rabu bisa menandai berakhirnya waktu tiga tahun bertambahnya suku bunga.

 

Sedangkan dari Komentar Donald Trump mengenai The Fed ikut tidak jadi aspek pemicu semkain menurunnya dolar AS. Dalam tweet-nya tadi malam, Donald Trump mengemukakan masukan baru pada The Fed.

 

Menjelaskan jika perihal yang luar biasa dikerjakan bank sentra AS untuk memperhitungkan pengetatan kebijaksanaan mengingat terdapatnya ketidakpastian ekonomi serta politik global.

 

Shaun Osborne, kepala taktik FX di Scotiabank di Toronto, memiliki pendapat bila nyatanya The Fed tidak meningkatkan suku bunganya maka jadi surprise yang berarti sekaligus juga jadi aspek negatif besar buat dolar ASmeskipun ada sedikit kebimbangan jika volatilitas pasar ekuitas akan membuat kegelisahan buat beberapa pembuat kebijaksanaan.

 

Osborne mencatat jika harapan menguatnya suku bunga The Fed sudah menyusut dengan pasar saat ini lihat kesempatan 70 % buat menguatnya suku bunga, turun dari kesempatan sebesar 78 % di hari Senin.

 

Keyakinan beberapa investor sudah lebih buruk, ke arah pandangan sangat suram untuk ekonomi dunia pada sebuah dasa warsa, demikian menurut satu hasil survey Bank of America Merrill Lynch.

 

Dolar AS sudah menukar saham tehnologi menjadi perdagangan sangat ramai untuk kali pertamanya semenjak Januari, menurut bank itu.

 

Di lain sisi, beberapa analis lihat jika kemampuan dolar AS akan kembali ada bila nyatanya The Fed masih meyakini mengenai jalan pengetatan kebijaksanaan moneter tahun kedepan.

 

Menurut keterangan dari Marshall Gittler,  dengan pribadi jika The Fed selalu menormalkan kebijaksanaan tahun kedepan serta dia tidak berfikir langkah itu akan kirim ekonomi AS ke krisis.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses