Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Tergelincir Bersamaan Berakhirnya Government Shutdown

Dolar AS Tergelincir Bersamaan Berakhirnya Government Shutdown

945
0
RUPIAH MENGUAT

DXY menurun mencolok di akhir minggu kemarin, dan melemah kembali pada perdagangan session Asia hari Senin ini 28/1.

 

Meskipun Donald Trump bersedia di tandatangani aturan berbelanja sesaat yang akhiri periode Government Shutdown yang sudah berjalan semenjak sebelum Natal 2018. Waktu berita ditulis, DXY berjalan di posisi 95.73, posisi terendahnya semenjak tgl 15 Januari kemarin.

 

Di akhir minggu, Presiden AS Donald Trump pada akhirnya bersedia di tandatangani aturan sesaat yang akan mendanai kembali lembaga-lembaga federal tiada membagikan sepeserpun buat pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, sekurang-kurangnya sampai 15 Februari yang akan datang.

 

Perihal ini dikit melegakan aktor pasar yang sudah sempat dikacaukan oleh berita gagal rilisnya beberapa data ekonomi terpenting karena Shutdown itu, meskipun peluang perseteruan sama mengemuka kembali bulan kedepan.

 

Dibukanya kembali The Fed sesudah penutupan saat sebulan menggerakkan reli ‘risk on’ pada ekuitas AS serta memotong keinginan atas mata uang safe haven seperti USD, hingga menyebabkan penurunan tajam indeks Dolar pada Jumat kemarin, tutur Margaret Yang, analis pasar di CMC Markets.

 

Selain itu, perhatian aktor pasar berubah ke agenda rapat kebijaksanaan Federal Reserve FOMC Meeting yang akan diselenggarakan saat dua hari mulai Selasa besok 29-30 Januari.

 

Beberapa spekulan bertaruh jika Fed akan mensinyalkan berakhirnya siklus meningkatnya suku bunga. Jerome Powell juga diperkirakan akan mengaku meningkatnya resiko yang ditemui perekonomian AS, bersamaan dengan melemahnya momen perkembangan global.

 

Arah umum Dolar masih tetap alami penurunan serta pasar akan mencari panduan dari FOMC minggu ini, tegas Sim Moh Siong, ahli taktik mata uang dari Bank of Singapore, Fed peluang sekali akan menjaga suku bunga masih tahun ini karena keadaan perkembangan ekonomi di luar AS.

 

Mendekati akhir session Asia, Dolar AS terdaftar sideways lawan Euro pada posisi 1.1411, serta pada Poundsterling di seputar posisi 1.3192. Akan tetapi, Greenback tertekan pada mata uang Safe Haven ataupun Comdoll.

 

AUD/USD bertambah 0.20 % ke posisi 0.7194, pasangan NZD/USD naik 0.35 % ke posisi0.6863, serta pasangan USD/JPY menurun 0.21 % ke posisi 109.31.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses