Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Terdesak Sedikit, Pasar Konsentrasi dengan Kesaksian Powell

Dolar AS Terdesak Sedikit, Pasar Konsentrasi dengan Kesaksian Powell

790
0

Sedangkan untuk Indeks Dolar, yang mengukur kemampuan greenback pada enam saingan intinya, turun 0, 1 % jadi 89, 775. Indeks itu naik nyaris 0, 9 % pada minggu tanggal serta menjauh dari level paling rendah tiga tahun di dekat level 88, 25 tahun pada tanggal 16 Februari.

 

Kondisi dari Greenback justru tergelincir hari Senin, kehilangan beberapa momentumnya waktu imbal hasil obligasi AS turun, walau gerakan turun itu disertai oleh sikap hati-hati beberapa aktor pasar mendekati kesaksian kongresional untuk yang pertama Jerome Powell.

 

Konsentrasi minggu ini yaitu pada kesaksian kongresional Powell sebagai ketua The Fed yang baru tentang kebijakan moneter serta ekonomi.

 

Prespektif beberapa aktor serta pengamat pasar kalau tindakan jual dolar AS sudah terlalu berlebih, ditambah catatan pada rapat penetapan dari tingkat suku bunga Federal Reserve bulan Januari yang memberi suara yang relatif yakin, menolong berikan dolar AS dorongan bullish untuk minggu kemarin.

 

Komite itu yang sebelumnya sudah menjadwalkan testimoninya hari Rabu, 28 Februari. Sidang juga akan diselenggarakan pada jam 10 pagi, kata komite itu, yang tidak memberi argumen untuk perubahan itu.

 

Powell juga akan bersaksi tentang laporan semi-tahunan bank sentral AS tentang kebijakan moneter serta ekonomi pada hari Selasa, 27 Februari dihadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS (House).

 

Satoshi Okagawa, selau analis pasar global Sumitomo Mitsui Banking Corporation yang ada di Singapura, menyebutkan dolar AS tengah terbebani dari penurunan yield Treasury AS.

 

Pada yen, dolar AS turun 0, 3 % jadi 106, 61 yen sesudah beredar berita mengenai penjualan dolar AS oleh exportir Jepang mendekati akhir bulan ini.

 

Okagawa menyebutkan kalau ketua The Fed mungkin saja juga akan waspada atau berupaya menghindar dari pernyataan yang hawkish, yang bisa mengganggu pasar obligasi serta ekuitas.

 

Yield Treasury AS turun pada hari Senin jadi 2, 866 %, kembali tergelincir dari level teratas empat tahun di 2, 957 % yang diraih pada hari Rabu.

 

” Dia mungkin saja tidaklah perlu memproyeksikan gambaran dovish apa pun. Tapi ketika harga saham tidak stabil, dia juga tidaklah perlu menyebutkan apa pun yang terdengar begitu hawkish pada suku bunga, ” kata Okagawa.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses