Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Stabil, Notulen FOMC Semakin Membaik

Dolar AS Stabil, Notulen FOMC Semakin Membaik

693
0

Memasuki sesi perdagangan session Asia hari Kamis 23/5, indeks Dolar AS masih kuat bertahta pada  paling tinggi sebulan di posisi 98.11.

 

Publikasi notulen rapat kebijaksanaan moneter bank sentra AS FOMC pada pagi hari barusan tidak tunjukkan signal pertukaran arah kebijaksanaan, hingga dipandang telah sesuai prediksi awalnya. Keinginan pasar untuk Dolar AS masih tinggi ditengah-tengah eskalasi perselisihan dagang AS dengan China.

 

Dalam notulen rapat FOMC paling baru, beberapa petinggi Federal Reserve mengutarakan jika pendekatan berhati-hati mereka dalam menanggapi kebijaksanaan moneter dapat berjalan selama beberapa waktu sebab terdapatnya kecemasan tentang lesunya pergerakan inflasi.

 

Perihal ini pula yang memicu ketetapan mereka untuk biarkan suku bunga masih dalam  2.25-2.50 % di penghujung rapat FOMC tanggal 1 Mei serta mensinyalkan keengganan untuk merubahnya dalam tahun ini.

 

Notulen rapat FOMC itu menjelaskan, Anggota rapat memandang pendekatan yang sabar untuk memastikan rekonsilasi suku bunga hari esok akan wajar untuk dikerjakan sepanjang waktu.

 

Untuk perkembangan lingkungan ekonomi yang moderat serta desakan inflasi yang lambat, walau keadaan keuangan serta ekonomi global selalu lebih baik.

 

Federal Reserve memprediksi jika pergerakan inflasi PCE pokok akan naik tipis dalam periode pendek, tapi masih dibawah tujuan 2 % dalam periode menengah.

 

Tentang perkembangan Gross Domestic Product GDP, Fed masih optimistis tentang prospek Amerika Serikat dalam periode menengah. Tetapi, mereka memeringatkan jika perubahan ekonomi luar negeri serta kebijaksanaan perdagangan AS dapat bergerak mengarah yang punyai dampak negatif relevan pada perkembangan ekonomi AS.

 

Penilaian itu seirama dengan komentar yang diuraikan oleh Presiden Fed daerah Boston, Eric Rosengren, di hari Rabu. Dengan eksplisit, dia mengatakan jika ketidakpastian yang melingkupi perselisihan perdagangan AS-China sudah tingkatkan efek penurunan dalam forecast ekonominya.

 

Meskipun begitu, Ketua Fed Jerome Powell dalam pidato satu hari awalnya malah menjelaskan jika sekarang ini masih begitu awal untuk mengukur efek perang dagang pada kebijaksanaan moneter AS. Untuk sesaat ini, nampaknya beberapa petinggi Fed akan memonitor perubahannya terlebih dulu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses