Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Sideways Ekspor China Meluap

Dolar AS Sideways Ekspor China Meluap

539
0

DXY ketahan di rata-rata 97.65 dalam perdagangan ini hari 8/8, sebab kurangnya katalis yang cukup relevan untuk menggerakkan pasar. Selain itu, ketertarikan efek pasar mulai konstan sebab laporan tentang surplus neraca perdagangan China serta ketetapan bank sentralnya untuk memantapkan nilai tukar.

 

Mendekati akhir session Eropa, USD/JPY sideways dalam rata-rata 106.00-106.50, demikian juga EUR/USD hampir flat di rata-rata 1.1200.

 

Laporan neraca perdagangan China paling baru tunjukkan kenaikan export sampai 3.3 % Year-on-Year pada bulan Juli 2019, walau sebenarnya awalnya direncanakan akan alami penurunan sebesar 2.0 %.

 

Kekuatan negeri Panda tampil berbentuk angka neraca dagang yang masih surplus 45.06 Miliar dalam periode itu. Perolehan itu lebih rendah dari 50.98 Miliar pada periode Mei, tapi jauh di atas harapan yang dibanderol pada 40.00 Miliar.

 

Selain itu, bank sentra China masih memutuskan kurs rujukan Yuan di atas ujung 7 per Dolar, tapi tempatnya telah lebih kuat dibanding rujukan yang dibanderol pada awal minggu.

 

Laporan ini berperan besar dalam memantapkan ketertarikan efek pasar. Tidak hanya Dolar AS memotong penurunannya versi Yuan, mata uang komoditas memperoleh kesempatan untuk sembuh sesaat.

 

Komentar-komentar baru dari petinggi China menyaratkan mereka ingin memantapkan mata uang mereka. Bila tidak, karena itu keruntuhan nilai tukar dengan tajam dapat menyebabkan pelarian modal ke luar negeri, tegas Manuel Oliveri, seseorang ahli taktik forex di Kredit Agricole, seperti dikutip oleh Reuters.

 

Sambungnya, Faktor lain yang menolong sentimen efek ialah mengembangnya pemotongan suku bunga bank sentral. Awal minggu ini, bank sentra New Zealand, India, serta Thailand sudah memotong suku bunga mereka dalam bagian semakin besar dibanding harapan pasar.

 

Hari Kamis esok, Filipina direncanakan akan ambil aksi sama. Semuanya tingkatkan mentukarsipasi pasar buat prospek pemotongan suku bunga bank sentra AS Federal Reserve pada bulan September akan datang.

 

Di satu bagian, harapan itu mengerem penurunan Dolar AS untuk sesaat ini, sebab ada banyak perubahan yang akan diawasi pasar sampai Septemeber. Di lain sisi, pemulihan Dolar AS hanya terbatas.

 

Apresiasi Yen versi Dolar mungkin saja melambat untuk saat ini, tapi Yen tetap bertambah dalam periode panjang, kata Junichi Ishikawa dari IG Securities, Rekan-rekan Dolar AS yang lain, khususnya mata uang antipodean Dolar Australia serta Dolar New Zealand sudah melemah mencolok, serta ini menyiapkan suport lengkap buat Yen.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses