Beranda Analisa Forex Dolar AS Semakin Menguat, Negosiasi AS Dengan China Menjadi Perhatian

Dolar AS Semakin Menguat, Negosiasi AS Dengan China Menjadi Perhatian

603
0

DXY sudah sempat tergelincir pada session Asia, tapi selanjutnya bergerak sampai sampai rata-rata 98.40-an mendekati akhir session Eropa 20/9.

Keseluruhannya, fluktuasi DXY dalam minggu ini berkonsolidasi dalam rata-rata sempit di antara 98.00-98.80.

Aktor pasar nampaknya masih menimbang implikasi bermacam momen penting yang berlangsung, terhitung pengumuman beberapa bank sentra dunia dan negosiasi perdagangan pendahuluan di antara AS serta China di Washington.

Di hari Kamis, Federal Reserve putuskan untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis point, sambil mengemukakan pesan dengan suara lebih hawkish dibanding harapan pasar.

Ini menyebabkan tindakan beli Dolar AS, sebab aktor pasar awalnya menginginkan Fed memberi signal pemotongan suku bunga yang lebih agresif.

Selang beberapa saat, tempat Dolar AS melemah kembali sebab bank-bank sentra lain justru mengemukakan pesan bersuara tambah lebih hawkish.

Bank sentra Inggris, Jepang, serta Swiss, tidak cuma tidak merubah suku bunga referensi, tetapi menyaratkan persiapan untuk mengetatkan kebijaksanaan dalam rasio mini jika kondisi lebih baik. Dolar AS melemah pada Yen Jepang serta Franc Swiss sampai ini hari.

Selain itu, ketertarikan beli Dolar AS menghilang sebab iklim dagang yang lebih baik.

Delegasi China serta AS diadukan telah mengawali kembali perundingan preliminer di Washington, mendekati negosiasi dagang antar beberapa petinggi tinggi bulan depan.

Bank-bank sentra lain tidak ada dalam model pelonggaran moneter seperti Fed minggu ini.

Keinginan akan terobosan baru dalam perundingan dagand di antara Amerika Serikat serta China menahan beberapa daya tarik safe haven yang dipunyai Dolar, papar Thu Lan Nguyen.

Meskipun begitu, gencatan perang dagang ini tidak lalu bermakna ketidakpastian sudah pupus.

Reuters memberikan laporan jika sejumlah besar jadwal diperuntukkan untuk mengulas permasalahan agrikultur, terhitung tuntutan AS supaya China borong kedelai serta komoditi pertanian AS lain.

Tetapi, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan permasalahan mata uang bisa menjadi pemkajian penting dalam ronde perundingan dagang baru ini.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses