Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Dolar AS Naik, Sentimen Risk-off Muncul Lagi

Dolar AS Naik, Sentimen Risk-off Muncul Lagi

496
0

DXY naik semenjak perdagangan session New York sampai mencapai posisi paling tinggi harian 96.97 pada session Asia ini hari 10/7.

Kenaikan jumlah masalah infeksi virus Corona dan kekuatan pergolakan politik sudah menggerakkan beberapa investor untuk berpaling ke beberapa aset safe haven seperti Greenback serta Yen.

Namun, dolar AS surut kembali pada 96.76 pada awal session Eropa sebab fluktuasi sentimen risk on risk off masih bersambung.

Amerika Serikat cetak rekor bertambahnya masalah paling tinggi lagi dalam hitungan harian, sebesar 60,000 masalah pada hari Rabu 8 Juli 2020.

Ini makin membuat customer AS gentar untuk kembali pada ruang umum. Perintah Presiden AS Donald Trump untuk kembali membuka beberapa sekolah dalam tempo dekat hadapi tentangan keras dari beberapa faksi

Pasar ada dalam nuansa risk-off lunak, mengejar angka bertambahnya infeksi virus Corona yang kurang baik dari Florida, tegas Kyosuke Suzuki, selaku direktur mata uang yang ada di Societe Generale.

Disamping itu, beberapa aktor pasar menyentuh pergolakan politik AS turut mengubah sentimen. Mahkamah Agung AS kemarin putuskan jika jaksa penuntut umum dari New York bisa minta catatan keuangan Donald Trump.

Ini semakin menyulitkan jalan Trump untuk dipilih lagi dalam pemilu bulan November, hingga buka kekuatan yang belum pasti semakin besar untuk yang akan datang.

Di luar negeri, aktor pasar mencemaskan kekuatan perselisihan kelanjutan di antara Amerika Serikat serta China.

Masalahnya AS kemarin mengaplikasikan sangsi pada beberapa petinggi teratas China yang ditunjuk turut peran dalam tindak kekerasan pada minoritas Muslim Uighur.

Gedung Putih sekarang ini diberitakan tengah mendalami peluang memblok TikTok bersama-sama deretan sosial media China lain, di samping cari langkah untuk menjatuhkan pegging kurs USD/HKD.

Bermacam keadaan ini khususnya mendesak beberapa aset high risk. Dalam perdagangan AUD/USD menurun di kisaran 0.3 % ke rata-rata 0.6950-an.

Dolar Kiwi harus tertahan pada 0.6560-an versi Dolar AS. Reli Poundsterling yang didukung oleh penambahan rangsangan fiskal Inggris kemarin memulai kehabisan energi, hingga pasanganGBP/USD tidak berhasil meraih posisi 1.2700.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses