Naiknya Dolar AS dalam perdagangan hari rabu, berhasil mencapai level tertinggi selama 3.5 bulan yang diraih dalam sesi yang sebelumnya. Beberapa investor masih tetap setia menunggu dari hasil meeting komite dari bank sentral AS yang akang segera merilis pada hari kamis yang akan datang. Salah laporan yang paling ditunggu ialah terkait naiknya suku bunga dari The Fed.
Menunggu Kebijakan The Fed Terkait Penguatan Dolar
Meskipun kondisi dari pasar finansial masih belum menunjukkan ekspetasinya terkait kebijakan moneter yang akan dirubah, beberapa investor masih mencari beberapa komentar agar mendapatkan argumen untuk merubah penguatan dolar AS. Bahkan mereka masih menunggu kebijakan dari The Fed yang lebih mengejutkan terkait dengan naiknya Yield obligasi dari pemerintah AS terutama untuk menghentikan pergerakan reli Dolar.
Situasi dari indeks dolar terhadapa mata uang yang berbeda semakin naik bahkan berhsil melewati MA 200 dalam perdagangan hari selasa kemarin, hingga pencapaian tersebut menjadi yang terkahir dalam bulan Mei tahun kemarin. Sesuai dengan keterangan Morgan Stanley situasi dari indeks dolar untuk saat ini masih menjadi incaran dari pelaku reasessment di posisi dolar AS dari sejumlah nvestor dengan berbagai lembaga keuangan besar.
Sedangkan untuk perdagangan hari ini situasi dari Indeks DXY mendapatkan pergerakan menurun sebesar 0. 2 % dengan menempati posisi 92. 242.
Naiknya Dolar AS Tidak Akan Brtahan Lama
Dalam perdagangan awal bulan ini Dolar AS sedang berada diatas angin. Tetapi, kondisi tersebut menurut Marc franklin kekuatan dari Dolar AS tidak akan bertahan lama dan diprediksikan hanya dalam moment tertentu saja, bahkan memasuki tahun kedua yang akan datang bergantinya laporan inflasi tentu akan berpegaruh besar terhadap kurs Dlar AS.
Bersamaa dengan berita ini dirilis pasangan USD/JPY dalam perdagangan brada diposisi 109.807 bergerak naik sedikit dari level sebelumnya, sedangkan untuk pasangan EUR/USD dalam perdagangan berada di posisi 1.2004 pergerakannya masih terpantau datar di zona merah dari sejak sesi awal pembukaan jual beli untuk hari ini.






