Perwira serta prajurit militer China yang diletakkan di garnisun di Hong Kong mempunyai kemauan serta kekuatan untuk jaga kedaulatan nasional Tiongkok dan kemakmuran periode panjang serta keamanan buat kota itu.
Merilis Channelnewsasia.com, Komandan Garnisun China di Hong Kong Chen Daoxiang dalam satu interviu dengan tv Pemerintah China, Selasa 26/5, menjelaskan, garnisun dengan kuat memberikan dukungan Undang-Undang UU Keamanan Nasional Hong Kong yang baru.
UU Keamanan Nasional Hong Kong, yang diusulkan Parlemen China dan mempunyai tujuan untuk menangani pembelahan diri, subversi, serta pekerjaan teroris, sudah mengirim gelombang surprise ke komune, usaha, serta diplomatik. Demonstrasi di Hong Kong juga pecah.
Semasa akhir minggu, polisi Hong Kong tembakkan gas air mata serta meriam air ke beberapa ribu demonstran pro-demokrasi yang bergabung menantang UU Keamanan yang baru.
Kepala Keamanan serta Kepolisian Hong Kong menjelaskan pada Minggu 24/5, terorisme serta pekerjaan yang mencelakakan keamanan nasional sedang tumbuh di kota itu, sesudah beberapa ribu orang turun ke jalan untuk protes UU Keamanan Nasional.
Polisi tangkap lebih dari pada 180 orang pada Minggu 24/5, saat mereka tembakkan gas air mata serta meriam air untuk membuyarkan pengunjuk rasa anti-pemerintah waktu keonaran kembali lagi menimpa Hong Kong sesudah beberapa bulan relatif tenang.
Pimpinan Hong Kong Carrie Lam pada Selasa 26/5 jamin, UU Keamanan Nasional tidak menginjak-injak hak serta kebebasan sisa koloni Inggris, ditengah-tengah kecemasan yang semakin makin tambah meluas.
Kebebasan Hong Kong akan dipertahankan serta semangat serta nilai-nilai pokok Hong Kong dalam ketentuan hukum, independensi peradilan, beberapa hak serta kebebasan yang di nikmati oleh beberapa orang tetap akan ada disana, tegasnya seperti diambil Reuters.
Karenanya, Lam menjelaskan, warga perlu menanti detil dari UU Keamanan Nasional Hong Kong yang baru, yang diusulkan Parlemen China.
Agunan itu benar-benar jelas dituangkan dalam tempat jabatan, dan keterangan yang diberi oleh pimpinan Kongres Rakyat Nasional Parlemen China. Tak perlu buat kita untuk cemas, katanya.
Menurut Lam, UU Keamanan Nasional membidik minoritas benar-benar kecil orang yang menyalahi hukum untuk mengendalikan serta berperan serta dalam pekerjaan teroris buat untuk menggulingkan kekuasaan negara.
Hong Kong memerlukan undang-undang ini untuk keuntungan yang semakin besar dari sejumlah besar rakyat Hong Kong, katanya.






