Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental CAD Reli Disebabkan Naiknya Harga Minyak serta Minat Resiko

CAD Reli Disebabkan Naiknya Harga Minyak serta Minat Resiko

772
0

Loonie kuat kembali pada Greenback pada perdagangan hari Rabu 13/2, walau tidak ada agenda launching data ekonomi terpenting dari Kanada.

 

Pasangan USD/CAD didesak dari kenaikan harga minyak dan kenaikan minat resiko pasar saat dua hari berturut-turut. Waktu berita ditulis, USD/CAD telah alami rejection dari posisi psikologis 1.3200 dalam perdagangan intraday, tapi masih tetap berjalan di posisi 1.3232.

 

Semenjak hari Selasa, minat resiko naik di pasar keuangan global sebab menyusutnya intimidasi US Government Shutdown susulan dan meredanya perseteruan perdagangan AS dengan China. Berita paling baru mengenai negosiasi AS dengan China mengatakan jika Presiden AS Donald Trump bersedia tunda batas waktu akhir perundingan ke-2 negara.

 

Tuturnya, Jika kita telah dekat dengan satu kesepakatan yang menurut kami bisa saja persetujuan sebenarnya serta itu akan terealisasi, saya dapat biarkan mundur sedikit. Sambungnya, Tapi pada intinya saya tidak ingin tunda kenaikan tarif import AS atas produk China.

 

Trump tidak mengutarakan batas waktu yang sedianya diputuskan pada tanggal 1 Maret itu akan digeser kemana, dan menampik pendapat supaya dianya berjumpa kembali dengan Presiden China Xi Jinping dalam tempo dekat.

 

Namun, minat resiko pasar bertambah sebab penegasan kembali prinsip Trump untuk mengakhiri perseteruan dan peluang akan ditundanya kenaikan tarif import atas beberapa produk China.

 

Ini kelihatannya seperti langkah ‘risk-on‘, tegas  Bipan Rai dari CIBC Capital Markets pada Reuters, Kita melihat banyak mata uang yang manfaatkan keadaan ini serta Loonie turut menunggangginya.

 

Di lain sisi, kenaikan harga minyak karena kebijaksanaan paling baru Arab Saudi, pun menyiapkan suport penambahan buat Loonie. Harga minyak mentah type WTI naik kembali setinggi 1 % ke posisi USD53.70 dalam perdagangan ini hari, sesaat Brent melejit seputar 1.30 % ke posisi USD63.36 per barel.

 

Seperti didapati, Kanada mempunyai defisit neraca transaksi berjalan yang cukuplah tinggi. Untuk mengimbanginya, mereka memercayakan export beberapa komoditas.

 

Terpenting minyak bumi. Industri migas pun jadi kunci perkembangan ekonomi serta penyedia mata pencaharian penting di beberapa propinsi terpenting. Oleh karenanya, mata uang Dolar Kanada cukuplah peka menyikapi pertukaran harga asset daya penting itu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses