Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Bullish USD Melanjutkan Potensinya

Bullish USD Melanjutkan Potensinya

626
0

Perform dolar AS di minggu lantas 21-25 Mei mulai terlihat bermacam, tidak seperti di beberapa minggu sebelumnya. Mata uang AS masih tetap perkasa pada versus intinya yakni euro hingga pasangan mata uang EURUSD anjlok ke 1. 1646 serta memasuki sesi pentupan negatif di 1. 1660 pada akhir session Jumat.

 

Demikian juga pada pound sterling, sampai minggu lantas dolar AS tetaplah menekan mata uang Inggris hingga pasangan mata uang GBPUSD menurun ke 1. 3305 serta tutup minggu lantas di zone merah, di 1. 3314.

 

Disamping itu beberapa mata uang yang lain seperti yen, dolar Australia serta dolar Selandia Baru mulai tunjukkan perversusan, dapat bertahan di dalam gelombang animo dolar AS yang mereda sedikit di minggu kemarin. Semuanya mata uang itu cuma berada sideways atau mulai fase konsolidasi pada dolar AS.

 

Sedikit gosip besar yang memberi warna dinamika perdagangan forex serta emas dalam satu minggu paling akhir. Gosip makroekonomi yang berkaitan dengan prospek suku bunga Federal Reserve masih tetap jadi perhatian paling utama beberapa aktor pasar.

 

Dolar AS pernah menurun sesudah risalah rapat kebijakan paling akhir FOMC memberi tanda dovish untuk agresifitas kenaikan suku bunga The Fed.

 

Sebentar perhatian pasar juga teralihkan oleh berita geopolitik ketika Presiden AS Donald Trump melayang-layangkan surat pada Pemimpin Teratas Korea Utara Kim Jong Un yang berisikan pembatalan gagasan pertemuan mereka di Singapura yang sebelumnya dijadwalkan pada bulan Juni. Berita itu terang mengguncang rally dolar AS.

 

Safe haven emas serta yen segera naik jadi reaksi pasar pada berita itu dengan harga emas XAUUSD melonjak cepat ke 1307. 55 sebelumnya tutup minggu lantas di zone hijau di 1300. 30, sedikit diatas posisi psikologis, serta USDJPY berbalik menurun ke 108. 94 serta selesai di 109. 44, dibawah posisi psikologis 110. 00.

 

Akan tetapi beberapa analis tetaplah lihat pelemahan parsial dolar AS di minggu lantas tidaklah satu tandanya kuat kalau rally greenback sepanjang lebih dari sebulan paling akhir telah selesai terlebih euro sebagai versus paling utama dolar AS masih tetap dibayang-bayangi naiknya cengkeraman golongan populisme di Italia, satu diantara pelopor serta pilar Uni Eropa.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses