Beranda Analisa Forex Brexit Dan Suku Bunga Tekan Pound

Brexit Dan Suku Bunga Tekan Pound

588
0

Nilai tukar Poundsterling condong tertekan dalam perdagangan awal minggu ini 20/1. Pasangan mata uang GBP/USD sempat turun lebih dari 0.3 % sampai sentuh 1.2962, sesaat GBP/JPY terguling pada awal session Eropa.

Urutan Sterling telah mulai konstan waktu masuk session New York, tapi kesan-kesan bearish belum seutuhnya pupus. Masalahnya banyak unsur memberatkan mata uang Inggris itu.

Pertaruhan sekitar suku bunga bank sentra Inggris makin bising dibicarakan dikarenakan jeleknya data penjualan ritel yang dikeluarkan minggu kemarin.

Di lain sisi, ketidakpastian brexit kembali muncul karena retorika yang dikatakan oleh Menteri Keuangan Inggris, Sajid Javid, pada media The Financial Times.

Waktu mengulas mengenai negosiasi di antara Uni Eropa serta Inggris untuk sampai persetujuan dagang saat brexit, Javid mengutarakan.

Takkan ada sinkronisasi dengan ketentuan perdagangan Uni Eropa, kami tidak akan jadi penganut ketentuan Uni Eropa.

Kami tidak akan ada dalam pasar tunggal, kami tidak akan ada dalam serikat pabean tunggal, serta kami akan mengakhiri persetujuan dagang ini di akhir tahun.

Retorika itu tingkatkan kekhawatiran aktor pasar, sebab Uni Eropa adalah mitra dagang penting Inggris. Arus barang serta layanan di antara Inggris-Uni Eropa yang berharga miliaran per tahun.

Pasti terpengaruh jika dari hasil perundingan itu mewajibkan pemberlakuan biaya import serta paket perdagangan.

Ketidakpastian brexit selalu bersambung selama setahun 2020, bila cuplikan dari Menteri Keuangan Sajid Javid ini jadi patokannya. Siapa yang akan memperdagangkan Sterling? kata Daniel Been dari ANZ Bank.

Sanjay Raja dari Deutsche Bank memiliki pendapat, Apa yang diperlukan oleh MPC BoE untuk memotong suku bunga bulan Januari ini? Tidak banyak.

Perkiraan pasar untuk pemotongan suku bunga Januari sudah berubah relevan dalam beberapa minggu ini jadi sedikit di atas 70 %.

Disaksikan dari konteksnya, saat kami mengubah prediksi kami untuk pemotongan suku bunga pada awal Desember, pasar hampir tidak mempertimbangkan pemotongan apa saja dengan kemungkinan pada 10 %.

MPC sudha mulai menghindarkan efek. Ketidakpastian sekitar forecast bank sentra sudah bertambah. Memang, kemenangan mutlak partai Konservatif bulan lantas sudah meniadakan beberapa ketidakpastian politik, tapi saga brexit barusan diawali.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses