Pada tangkai kirinya info dari harga pembukaan pasar, serta pada tangkai kanannya adalah info dari harga penutupan. Sesaat pada ujung batangnya adalah info harga paling tinggi serta harga paling rendah sepanjang periode perdagangan.Grafik yang ke-3 serta yang paling akhir ialah candlestick chart.
Candlestick chart adalah grafik yang paling tua penemuan analisa teknikal. Susunan grafiknya mirip lilin, serta memiliki faktor yang sama dengan bar chart. Yakni ada info open, high, low, dan close di tiap sisinya.
Warna jelas umumnya adalah sinyal dari harga yang mengalami kenaikan. Bila harga turun diikuti dengan warna yang gelap. Tidak hanya berperan untuk satu diantara pada type grafik, candlestick memiliki mode analisis yang berlainan serta banyak trader yang memakainya.

Ada dua faedah dari analisis teknikal indicator, diantaranya ialah bisa memastikan tren serta dapat mengukur tingkat mutunya.
Di kelompok pada analisis teknikal, mempunyai indicator yang dapat menolong beberapa trader dalam mengengali atau memastikan satu trend yang tengah berlangsung.
Seperti pemakaian pada Moving Average MA, lalu mengukur tingkat kekuatannya seperti di Averagi Directional Index ADX, mengukur tingkatan volatilitas harga seperti Average True Range ATR, dan mengukur tingkat pada kecepatan pergerakan pergantian harga, missal Momen.Faedah ke-2 dari analisis teknikal ialah bisa memastikan level entry dan exit.
Pada setiap analisis teknikal indicator biasanya memiliki cara tertentu untuk membuahkan signal. Contohnya pada moving average.
Moving average membuahkan satu signal beli pada saat harga penutupan sukses melalui garis moving average, atau pada saat berlangsung crossover diantara MA periode yang lebih pendek diatas MA yang periodenya lebih panjang.
Anggapan pada analisis teknikal diantaranya jika harga bergerak ke bentuk trend. Biasanya analisis ini tidak meyakini bila fluktuasi di harga bergerak ke situasi yang tidak terprediksi dan acak. Harga dapat bergerak ke satu diantara diantara tiga jenis bentuk arah, yakni arah naik, turun, atau arah menyamping sideways.

Saat satu trend tercipta datang dari beberapa arah pasar, biasanya akan nanti bersambung ke periode-periode selanjutnya. Anggapan yang ke-2 ialah jika riwayat akan berulang sendirinya serta oleh karenanya pasar akan berderak pada rata-rata yang dapat diperkirakan, atau paling tidak memiliki skema yang tersendiri.
Pola-pola itu adalah dari hasil harga yang bergerak, yang diberi nama dengan signal. Arah dari analisis teknikal ini adalah agar memperoleh signal dari situasi pasar di sekarang ini yang didapat dengan pelajari signal dari waktu dulu.







