Notulen rapat kebijakan moneter FOMC The Fed yang sudah dilaunching awal hari 24Mei tadi mengungkap kalau beberapa anggota komite mendiskusikan Outlook mereka mengenai ekonomi serta suku bunga. Untuk inflasi AS, semua anggota sepakat sasaran inflasi mesti bisa terwujud dalam sebagian bulan ke depan.
Diluar itu, The Fed tidak keberatan untuk membiarkan inflasi sedikit diatas sasaran 2 % mereka, sepanjang ekonomi AS meneruskan pemulihan.
Notulen untuk rapat yang sudah di gelar oleh bank sentral AS pada tanggal 1-2 Mei kemarin menyebutkan, mereka memanglah belum juga menambah suku bunga, namun memberikan kata ” simetris ” dalam mendeskripsikan maksud inflasi. Kata ” simetris ” dijelaskan sekian kali dalam keseluruhnya notulen.
Namun, beberapa aktor pasar masih tetap pelajari apa yang disebut dengan simetris oleh The Fed. Sebagian partisipan rapat berkomentar kalau berita paling akhir tentang inflasi, dengan latar belakang lanjutan prospek laju perkembangan ekonomi yang solid, mensupport pandangan kalau dalam basis 12 bulan inflasi juga akan bergerak sedikit diatas sasaran 2 % komite untuk sesaat, ” catat notulen itu.
Terdaftar juga kalau jika inflasi tengah dalam periode sedikit lebih tinggi dari sasaran 2 %, jadi itu juga akan berkelanjutan dengan sasaran inflasi simetris beberapa komite, serta bisa menolong menjangkar harapan inflasi untuk periode waktu lebih lama, dengan posisi yang searah dengan sasaran.
Notulen rapat FOMC juga tunjukkan gagasan kenaikan suku bunga pada rapat bulan Juni yang akan laporanng, walau ada perbincangan tentang seberapa dekat The Fed dari akhir siklus penguatan untuk suku bunga seperti sekarang ini.
Beberapa besar peserta rapat menilainya kalau jika info menlaporanng mengonfirmasi Outlook ekonomi mereka dengan luas, jadi peluang aksi yang sesuai sama untuk dikerjakan beberapa Komite rapat yaitu ambil langkah selanjutnya dalam menghapus akomodasi kebijakan, catat notulen itu, yang sekalian jadi tanda-tanda kalau kenaikan suku bunga mungkin saja dikerjakan dengan selekasnya.
Pasar sudah menempatkan perkiraan sebesar 95 % untuk kenaikan suku bunga pada bulan Juni, disusul dengan satu kenaikan sekali lagi di bulan September.






