Beranda Analisa Forex Analisa Forex Fundamental Bank of America AUD/USD Akan Kuat Pada Akhir 2022

Bank of America AUD/USD Akan Kuat Pada Akhir 2022

508
0

Kurs AUD/USD jeblok 1.1 % ke range 0.7188 pada hari awal perdagangan pasar tahun 2022 ini 3/1/2022. Aussie peluang terus akan ketekan dalam periode pendek.

Ahli dari bank investasi global memprediksi dollar Australia baru bisa kuat pada dollar AS dan pound sterling pada paruh ke-2 tahun 2022.

AUDUSD Baru Akan Kuat Pada Akhir 2022

Beberapa riset forex dari Bank of America memprediksi pendorong positif dan negatif Aussie terus akan tarik-ulur selama setahun ini.

Dua factor negatif khusus untuk AUD ialah pelambatan ekonomi China dan arah peraturan bank sentra Australia RBA yang lebih dovish. Ada juga factor yang lain memberatkan AUD dari luar negeri.

Ambil tambang di antara pelambatan China dan normalisasi peraturan RBA peluang jadi topik khusus untuk AUD pada 2022, kata Adarsh Sinha, Kepala Taktik FX Asia Pasifik dari Bank of America yang berkedudukan di Hong Kong.

Disamping itu, kami memprediksi pergerakan pengetatan peraturan The Fed yang bisa lebih cepat dan USD yang semakin kuat pada mata uang yang lain.

Meskipun begitu, beberapa factor positif peluang akan solid mengangkat AUD/USD mulai semester ke-2 .

Bank of America memprediksi nilai ganti AUD/USD capai 0.74 di akhir kwartal pertama dan kwartal ke-2 2022, selanjutnya bertambah sampai 0.76 di akhir kwartal ke-3 dan menempati pada 0.78 di akhir kwartal ke-4.

Beberapa ekonom dari Bank of America meramalkan kemajuan ekonomi Australia akan capai 4.0 % di tahun 2022.

Perkembangan upah salah satu konsentrasi khusus RBA akan mendaki sampai 3 % di akhir 2022, hingga bank sentra selanjutnya bisa menanggapinya dengan peningkatan suku bunga pada kwartal ke-4 2022.

Adarsh Sinha memandang dollar Australia sudah bisa dibuktikan kuat hadapi pelambatan ekonomi China dan sikap statis RBA sepanjang beberapa bulan akhir.

Maknanya, ke-2 resiko itu peluang telah diakui oleh aktor pasar dalam kurs AUD sekarang ini, walau masih sisa resiko yang lumayan besar dari ke-2 nya.

Peraturan moneter yang lebih kendur di China berkesempatan tingkatkan kegiatan import China dan harga export Australia. Sayang, pergerakan kelonggaran peraturan di China selama ini lebih lambat dibandingkan keinginan aktor pasar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses