Posisi mata uan Aussie dolar dalam pair AUD/USD pada pembukaan pasar perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (23/2/2022) bergerak cukup kuat melanjutkan tren rally sebelumnya menembus area posisi resisten paling lemah hariannya.
Mata uang Aussie Dolar mampu naik ke tertinggi 1 bulan terakhir dan mendapat sejumlah kekuatan dari pergerakan harga komoditas seperti tembaga dan juga bijih besi, setelah sesi sebelumnya telah ditopang oleh tingginya harga minyak dan komoditas emas.
Sanksi Negara Barat untuk Rusia Ikut Menopang Harga AUD/USD
Pasar perdagangan juga memperhitungkan sanksi Barat yang dikenakan pada negara Rusia setelah Moskow memerintahkan pasukan mereka menuju ke dua wilayah separatis wilayah Ukraina. Presiden AS joe Biden mengumumkan sanksi untuk tahap pertama yaitu terhadap perusahaan keuangan dari Rusia, seluruh utang negara, dan beberapa tokoh elit serta keluarganya.
Negara Inggris sendiri juga mengumumkan sanksi dengan target lima bank dari Rusia dan tiga keluarga elit yang memiliki kekayaan bersih jauh sangat lebih tinggi.
Sementara itu, tingkat upah gaji di Australia tumbuh sebesar 2,3% di basis tahunan pada kuartal bulan Desember, meleset dari ekspektasi yang telah diduga dan kurang dari level 3%-plus. Dimana hal ini menurut sang pembuat kebijakan akan membenarkan kenaikan jumlah suku bunga.
Data ikut andil dalam menambah ketidakpastian yang sedang berkembang untuk arah keputusan kebijakan moneter karena pasar telah lama memperkirakan kenaikan jumlah suku bunga sebesar 0,1% pada bulan Juni, dengan suku bunga mencapai sebesar 1,25% pada akhir tahun nanti.
Indeks untuk mata uang dolar yang menunjukkan kekuatan asli dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar perdagangan uang Eropa sedang bergerak cukup lemah di area pivot hariannya setelah mengalami pelemahan; serta tertekan oleh sejumlah berita pengumuman sanksi yang dibuat pihak AS dan sekutunya di Eropa terhadap negara Rusia.
Secara teknikal menurut sejumlah analis pasar perdagangan, pair mata uang AUD/USD cukup menguat, kini pair tersebut berada di posisi harga 0.7250 yang berusaha naik ke area resisten lemahnya di kisaran 0.7275 – 0.7290. Namun jika bergerak agak lemah akan turun ke posisi pivot di titik 0.72060 dan akan diperkirakan mampu meluncur ke area support kuat di kisaran 0.7180 – 0.7155.



