Pesanan baru untuk produk bikinan Amerika Serikat menurun tipis bulan Februari 2019 sesaat pengiriman barang sukses bertambah sesudah penurunan saat empat bulan beruntun. Tapi bidang manufaktur melambat di dalam berkembangnya supply.
Seperti dikabarkan Reuters, Departemen Perdagangan AS menyebutkan pesanan pada produk bikinan pabrik di negara itu turun 0,5%. Ini dikarenakan pelemahan pesanan untuk produk mesin, perlengkapan transportasi serta computer dan produk elektronik.
Pesanan produk permesinan turun 0,6% walau sebenarnya sudah sempat naik 2,1% di bulan awal mulanya. Pesanan untuk mesin industri turun juga 2,6% sesudah melompat 15,5% pada Januari.
Pesanan untuk perlengkapan listrik, perlengkapan serta elemen naik 1,0% sesudah bertambah 1,1% pada Januari. Pesanan computer serta produk elektronik turun juga 0,5%, alias meneruskan penurunan sedalam 1,9% pada Januari.
Departemen Perdagangan pun menjelaskan pesanan produk manufaktur memasuki pada bulan Februari untuk barang modal non pertahanan menurun 0,1%. Walau sebenarnya pesanan untuk barang modal pokok ini naik 0,9% pada Januari.
Walau mencatat penurunan, tetapi nilainya masih tetap dikit lebih baik daripada prediksi analis. Dimana ekonom yang disurvei dari Reuters memprediksi pesanan pabrik akan menurun 0,6% memasuki bulan Februari.
Selain itu, pesanan pabrik terdaftar naik 2,4% dibanding dengan Februari 2018. Di lain sisi, bidang manufaktur yang memberi seputar 12% dari ekonomi AS sudah kehilangan momen sebab stimulus dari paket pengurangan pajak sebesar US$ 1,5 triliun di tahun kemarin mulai menghilang.
Kegiatan produksi pun terhalang oleh konflik dagang pada Amerika Serikat dengan China dan oleh lonjakan nilai ganti dolar di tahun kemarin. Ditambahkan melambatnya perkembangan ekonomi global sudah menghalangi export AS.






