Dalam beberapa minggu paling akhir, Amerika Serikat AS minta sekutu-sekutunya untuk putuskan jalinan dengan Cina di beberapa bagian dengan efek keamanan.
Merilis The Jerusalem Post, seorang petinggi AS dengan pengetahuan perbincangan mengenai permasalahan itu mengutarakan keinginan Washington itu ke beberapa sekutunya.
Keinginan AS itu memaksakan Israel pilih perusahaan lokal untuk membuat pabrik desalinasi paling besar di dunia dibanding dengan perusahaan asal Cina.
Hingga, menahan bentrokan yang tidak Israel kehendaki dengan Pemerintahan Donald Trump atas keterlibatan Cina dalam project infrastruktur raksasa itu.
Pemerintah Israel memberitahukan penyeleksian perusahaan lokal dalam project pabrik desalinasi yang akan ada di Kibbutz Palmachim serta menelan ongkos lebih dari pada NIS 5 miliar pada Selasa 26/5.
AS dengan cara spesial mengidentifikasi peluang keterkaitan Hutchison dalam pembangunan pabrik desalinasi.
Kecuali jadi project infrastruktur penting buat Israel, pabrik itu dekat Sorek Nuclear Center serta Pangkalan Udara Palmachim.
Kecemasan AS mengenai keterkaitan perusahaan-perusahaan Cina dalam proyek-proyek infrastruktur penting di Israel dalam tahun-tahun ini, beberapa sebab kekuatan operasi-operasi Tiongkok untuk kumpulkan intelijen sekalian kerja pada mereka.
Kekhawatiran negeri paman Sam yang lain ialah kerugian ekonomi, sosial, serta lingkungan yang besar, serta korban jiwa.
Itu dapat ada bila infrastruktur itu rusak. Serta, semasa perjalanannya ke Israel pada 13 Mei lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sudah minta Tel Aviv untuk memperhitungkan kembali lagi beberapa project dengan Cina.
Cuma, pengakuan sah dari Kementerian Keuangan, Kementerian Energi, serta Kementerian Sumber Daya Air Israel tidak mengatakan Hutchison atau Cina serta cuma mengatakan, Kadima yang berpartner dengan Bank Leumi untuk juara tender project pabrik desalinasi.
Desakan belakangan ini dari AS pada beberapa sekutunya mengidentifikasi eskalasi dari bentrokan yang bertambah di antara Washington serta Beijing atas pandemi virus corona, Taiwan, Hong Kong.
Presiden Donald Trump, contohnya, berkali-kali mempersalahkan Cina atas penebaran virus corona ke penjuru dunia.
Mereka dapat dengan gampang hentikan pandemi, tapi mereka tidak! kiacu Trump minggu kemarin. Awal bulan ini, Pompeo menjelaskan pada This Week, program acara ABC, ada bukti besar jika virus corona datang dari laboratorium Cina di Wuhan, tempat asal pandemi itu. Tetapi, Cina berkali-kali menyanggah semua tuduhan itu.






